Sering Tidur Tanpa Sikat Gigi? Ini Dampaknya pada Gigi dan Gusi Menurut Ahli
Sering tidur tanpa sikat gigi? Ketahui dampaknya bagi gigi dan gusi, mulai dari bau mulut, karang gigi, hingga risiko gigi berlubang serta kapan harus ke dokter
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-Banyak orang pernah tertidur tanpa menyikat gigi karena lelah atau malas beranjak dari tempat tidur. Meski terlihat sepele, kebiasaan ini dapat berdampak buruk pada kesehatan gigi dan gusi jika dilakukan berulang kali.
Saat tidur, mulut mengalami perubahan yang membuat bakteri lebih mudah berkembang. Akibatnya, sisa makanan yang tertinggal menjadi "pesta" bagi bakteri penyebab plak, bau mulut, hingga kerusakan gigi.
Apa yang Terjadi Saat Tidur Tanpa Sikat Gigi?
Selama tidur, produksi air liur menurun secara signifikan. Padahal, air liur berfungsi membantu membersihkan sisa makanan, menetralkan asam, serta melindungi enamel gigi dari kerusakan.
Jika Anda tidur tanpa menyikat gigi, sisa makanan akan menempel di permukaan gigi selama berjam-jam. Bakteri kemudian memecah sisa makanan tersebut dan menghasilkan asam yang dapat merusak enamel serta mengiritasi gusi.
Tak heran jika keesokan paginya mulut terasa lengket dan napas menjadi tidak sedap.
Sekali Lupa Tidak Berbahaya, Asal Jangan Jadi Kebiasaan
Melewatkan sikat gigi satu malam umumnya tidak langsung menyebabkan gigi berlubang. Plak yang terbentuk masih bisa dibersihkan dengan menyikat gigi dan membersihkan sela-sela gigi menggunakan benang gigi (flossing) keesokan harinya.
Namun, jika kebiasaan ini dilakukan terus-menerus, dampaknya akan semakin serius.
Dalam beberapa hari, plak mulai mengeras menjadi karang gigi (tartar) yang tidak dapat dibersihkan dengan sikat gigi biasa dan memerlukan tindakan scaling di dokter gigi.
Jika terus dibiarkan, kondisi tersebut dapat berkembang menjadi:
1. Radang gusi (gingivitis)
2. Gusi merah dan mudah berdarah
3. bau mulut kronis
4. gigi berlubang
5. Kerusakan jaringan penyangga gigi hingga berisiko menyebabkan gigi goyang
6. Apa yang Harus Dilakukan Jika Terlanjur Tidur Tanpa Sikat Gigi?
Jika Anda lupa menyikat gigi sebelum tidur, jangan panik. Lakukan beberapa langkah berikut saat bangun pagi:
1. Segera sikat gigi menggunakan pasta gigi berfluoride, sebaiknya sebelum sarapan.
2. Gunakan benang gigi (floss) untuk membersihkan sisa makanan yang terselip di sela-sela gigi.
3. Berkumur dengan air atau obat kumur bila diperlukan untuk membantu mengurangi bakteri.
4. Perbaiki rutinitas malam, misalnya menyikat gigi setelah makan malam jika sering mengantuk sebelum tidur, atau memasang pengingat di ponsel.
5. Tanda-Tanda Anda Perlu ke dokter gigi
Kerusakan gigi sering kali berkembang tanpa gejala pada tahap awal. Karena itu, segera lakukan pemeriksaan jika mengalami:
1. Gusi sering berdarah saat menyikat gigi.
2. bau mulut yang tidak kunjung hilang meski sudah menjaga kebersihan mulut.
3. Gigi terasa ngilu atau sensitif terhadap makanan dan minuman.
4. Nyeri saat mengunyah atau muncul lubang pada gigi.
Pemeriksaan rutin setiap enam bulan sekali juga dianjurkan untuk mendeteksi masalah sejak dini sekaligus membersihkan karang gigi yang tidak dapat dihilangkan dengan menyikat gigi di rumah.
Menjaga Kebiasaan Lebih Penting daripada Sekali Lupa
Sesekali tertidur tanpa menyikat gigi memang bukan bencana. Namun, jika menjadi kebiasaan, risikonya meningkat mulai dari plak, karang gigi, radang gusi, hingga gigi berlubang.
Menyikat gigi dua kali sehari, terutama sebelum tidur, menggunakan pasta gigi berfluoride, disertai flossing dan pemeriksaan rutin ke dokter gigi merupakan cara paling efektif menjaga kesehatan gigi dan mulut dalam jangka panjang.***
Editor : JakaPermana


