Viman Pantau TK Negeri Rakyat, 850 Anak Prasejahtera Dapat Sekolah Gratis
Wali Kota Tasikmalaya Viman memantau Program TK Negeri Rakyat. Sebanyak 850 anak prasejahtera mendapat pendidikan gratis beserta perlengkapan sekolah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, melakukan monitoring pelaksanaan Program TK Negeri Rakyat di enam lokasi pada Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan proses pembelajaran berjalan optimal serta seluruh anak penerima manfaat memperoleh layanan pendidikan yang layak, ramah, dan tanpa diskriminasi.
Dalam kunjungan tersebut, Viman didampingi Ketua TP PKK Kota Tasikmalaya. Mereka meninjau sejumlah lokasi, yakni TK Pertiwi, TK Aisyiyah Cisalak Benda, TK Pelita, TK At-Taqwa, TK Dewi Sartika, dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Tamansari.
Selama monitoring, Viman berdialog langsung dengan peserta didik, guru, kepala sekolah, hingga orang tua murid untuk menyerap berbagai masukan yang akan menjadi bahan evaluasi pelaksanaan program.
Pendidikan Usia Dini Jadi Fondasi Karakter Anak
Viman menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kemampuan belajar, serta rasa percaya diri anak sejak dini.
"Pendidikan usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, kemampuan belajar, dan kepercayaan diri anak," ujar Viman.
Ia juga menekankan bahwa kondisi ekonomi keluarga tidak boleh menjadi penghalang bagi setiap anak untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas.
"Keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi setiap anak untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas," tegasnya.
Program Tasik Pintar untuk anak prasejahtera
Program TK Negeri Rakyat merupakan salah satu implementasi program prioritas Tasik Pintar yang dijalankan Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Dinas Pendidikan. Program ini menjadi inovasi layanan Posyandu Istimewa Bidang Pendidikan dengan memberikan akses pendidikan prasekolah secara gratis.
Sasaran program adalah anak usia 5–6 tahun yang berasal dari keluarga prasejahtera, khususnya kelompok Desil 1 dan Desil 2.
Pada tahap awal pelaksanaan, sebanyak 850 anak telah terdaftar sebagai penerima manfaat yang tersebar di berbagai taman kanak-kanak di Kota Tasikmalaya.
Pemkot Tanggung Seluruh Biaya Pendidikan
Melalui program ini, Pemerintah Kota Tasikmalaya menanggung seluruh kebutuhan pendidikan peserta didik, meliputi:
1. Biaya pendidikan sekolah.
2. Seragam sekolah.
3. Tas.
4. Sepatu.
5. Dukungan biaya operasional sekolah.
Kebijakan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus meningkatkan angka partisipasi pendidikan anak usia dini.
Dukung wajib belajar 13 tahun
Selain mendukung implementasi program wajib belajar 13 tahun, Program TK Negeri Rakyat juga menjadi salah satu strategi Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) pada kelompok usia 5–6 tahun.
Hasil monitoring di enam lokasi akan menjadi dasar evaluasi untuk menyempurnakan pelaksanaan program, mulai dari pendataan calon penerima manfaat, pendampingan peserta didik, distribusi perlengkapan sekolah, hingga peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Melalui evaluasi berkelanjutan, Pemerintah Kota Tasikmalaya berharap Program TK Negeri Rakyat mampu memperluas akses pendidikan yang inklusif serta memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas sejak usia dini.***
Editor : JakaPermana


