HUT Bhakti Adhyaksa 2025, Kejari Kota Bandung Hadirkan Sembako Murah untuk Warga

Gerakan Pangan Murah (GPM) kembali hadir di Kota Bandung sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT Bhakti Adhyaksa 2025. 

HUT Bhakti Adhyaksa 2025, Kejari Kota Bandung Hadirkan Sembako Murah untuk Warga
Kegiatan dalam rangkaian HUT Bhakti Adhyaksa 2025 itu merupakan kolaborasi antara Pemkot Bandung, Kejari Kota Bandung, Bulog Kota Bandung, Badan Pangan Nasional (Bapanas), bank bjb, dan Kiara Artha Park. (istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - Gerakan Pangan Murah (GPM) kembali hadir di Kota Bandung sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT Bhakti Adhyaksa 2025. 

Kegiatan dalam rangkaian HUT Bhakti Adhyaksa 2025 itu merupakan kolaborasi antara Pemkot Bandung, Kejari Kota Bandung, Bulog Kota Bandung, Badan Pangan Nasional (Bapanas), bank bjb, dan Kiara Artha Park.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut, GPM saat HUT Bhakti Adhyaksa 2025 itu menjadi salah satu upaya konkret menjaga ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi. Keberadaan gudang penyimpanan beras harus diawasi secara ketat.

“Pemerintah Kota Bandung terus memonitor ketersediaan dan distribusi pangan, termasuk memastikan gudang-gudang beras beroperasi sesuai ketentuan. Dengan kolaborasi ini, harga pangan bisa lebih stabil dan masyarakat tetap terjangkau,” kata Farhan, Selasa 12 Agustus 2025.

Sementara itu, Kepala Kejari Kota Bandung Irfan Wibowo menyebut kegiatan ini sebagai bentuk dukungan lembaga penegak hukum dalam program pengendalian inflasi daerah.

“Selain penegakan hukum, kami ingin terlibat langsung dalam kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. GPM ini menjadi salah satu cara untuk meringankan beban warga,” kata Irfan Wibowo.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung Gin Gin Ginanjar menambahkan GPM bukan hanya soal harga murah tapi juga bagian dari edukasi masyarakat untuk memperkuat kemandirian pangan.

“Kami mendorong warga memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam kebutuhan sehari-hari, sehingga tidak hanya bergantung pada pasar,” kata Gin Gin Ginanjar.

Di lokasi GPM, berbagai komoditas dijual dengan harga lebih terjangkau dari pasaran. Beras medium dijual Rp51.000 per 5 kg, minyak goreng Rp14.000 per liter, telur ayam Rp26.000 per kilogram, daging sapi Rp105.000 per kilogram dan gula pasir Rp17.000 per kilogram. 


Editor : Doni Ramdhani