IBL All-Star 2026 Janjikan Laga Lebih Spektakuler di Bandung Arena
Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah membeberkan, IBL All-Star 2026 yang akan digelar di Bandung Arena dirancang untuk menghadirkan pengalaman berbeda.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Penyelenggaraan IBL All-Star 2026 dibuat tak main-main. Bahkan menjanjikan bakal hadir lebih spektakuler.
Direktur Utama Indonesian Basketball League (IBL) Junas Miradiarsyah membeberkan, konsep IBL All-Star 2026 yang akan digelar di Bandung Arena, Jalan Cikutra, Kota Bandung, Sabtu (11/4/2026) ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan fans.
Tahun ini, lanjutnya, IBL menghadirkan konsep yang lebih kaya dan menyeluruh, menjadikan All-Star bukan hanya pertandingan, tetapi juga festival basket, hiburan, dan lifestyle di Bandung.
Berbagai program menarik melibatkan pemain, selebriti, hingga penggemar secara langsung. Selain laga utama All-Star Game, sejumlah rangkaian acara siap meramaikan atmosfer Bandung.
Seperti halnya IBL Kratingdaeng Celebrity Games yang mempertemukan para selebriti dan figur publik dalam pertandingan penuh hiburan.
Lalu IBL Mandiri 3-Point Contest untuk menguji akurasi tembakan para shooter terbaik, IBL Hotto 1-on-1 Challenge yang menghadirkan duel sengit antar pemain dan IBL Features Stars Challenge, tantangan interaktif yang menggabungkan skill, kreativitas, dan entertainment
“Kami ingin IBL All-Star 2026 menjadi panggung besar yang menyatukan olahraga dan hiburan. Tidak hanya tentang siapa yang bermain, tapi bagaimana semua IBL Fans bisa ikut merasakan energi dan keseruannya,” ujar Junas dalam konferensi pers yang digelar di Pawon Pitoe, Jalan Bungur, Kota Bandung, Selasa (7/4/2026).
Tidak hanya dari sisi olahraga, IBL All-Star 2026 juga akan dimeriahkan oleh penampilan musisi ternama seperti Adrian Khalif, DIA, dan Mollucas.
IBL juga memperkenalkan keterlibatan berbagai local heroes dari Bandung yang turut meramaikan acara, mulai dari pelaku industri kreatif, komunitas, hingga brand lokal. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya IBL untuk mengangkat potensi lokal sekaligus memperkuat koneksi antara basket dan ekosistem kreatif.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan luar biasa dari seluruh mitra dan kolaborator yang telah bersama-sama membangun ekosistem basket Indonesia. Kolaborasi ini menjadi kunci penting dalam mendorong pertumbuhan industri basket nasional agar semakin maju, kompetitif, dan relevan dengan perkembangan zaman,” tambah Junas.
Selain itu, para pemain pilihan hasil voting fans juga akan menjadi sorotan utama dalam gelaran All-Star nanti. Keterlibatan fans dalam menentukan pemain hingga konsep acara menjadi salah satu nilai utama yang terus dikembangkan oleh IBL.
Tertinggi diraih Yudha Saputra. Pemain dari Satria Muda Bandung ini meraih voting tertinggi yang mencapai 3.529.
“Tentunya kaget dan gak expect sih. Tapi yang pasti sudah siap karena game ini akan seru dan aku juga mengejar kemenangan,” ujar Yudha.
Ungkapan yang sama dilontarkan dua penggawa Satria Muda Bandung lainnya, seperti Sandi Ibrahim dan Pandu Wiguna. Keduanya sudah tak sabar menjalani serangkaian game di IBL All-Star 2026.
“Dan saingan tentunya teman sendiri. Dan saya sudah belajar dari Yudha, karena dia kuncennya Bandung Arena. Kalau Pandu, motivasinya,” kata Sandi.
Sementara itu, pemain Tangerang Hawks, Yesaya Saudale menyatakan IBL All-Stars 2026 merupakan sebuah harmoni baru.
“Dan ini pure skill. Tentunya sebagai pemain, antusias banget. Mudah-mudahan dari pertama kali ini, ke depannya ada lagi kegiatan seperti ini,” harap Yesaya.
Editor : Doni Ramdhani

