Igor Tolic Sebut Persib Masih Memiliki Banyak PR Jelang Hadapi Melbourne Victory FC
Pelatih Persib Bandung Igor Tolic memastikan tidak mudah bagi timnya untuk bisa menghadapi Melbourne Victory FC saat kedua tim bertemu pada laga putaran kedua.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pelatih Persib Bandung Igor Tolic memastikan tidak mudah bagi timnya untuk bisa menghadapi Melbourne Victory FC saat kedua tim bertemu pada laga putaran kedua Grup E AFC Champions League (ACL) Two 2026/2027 di AAMI Park, Melbourne, Australia, Rabu (4/11/2026).
Selain bermain di kandang lawan, Persib dibayangi persoalan kebugaran pemain lantaran tiga hari sebelumnya baru melakoni laga melawan Isenmulang FC di kompetisi domestik Super League.
“Pada pekan lalu (pertemuan pertama), itu adalah pertandingan yang berat bagi kami. Ini akan menjadi tantangan yang sangat berat untuk datang ke Australia dan bermain melawan tim yang bagus ini besok,” ujar Igor dalam prematch press conference di Melbourne, Australia, Selasa (3/11/2026).
Selain itu, lanjutnya, Persib juga tidak bisa mengikutsertakan Luciano Guaycochea dan Gabriel Mutombo yang masih menjalani pemulihan akibat cedera.
“Ada beberapa pemain yang perlu kami beri waktu 24 jam lagi untuk melihat apakah mereka akan tersedia untuk pertandingan besok," katanya.
Igor mengakui Persib masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus dibenahi meski pada pertemuan pertama menang dengan skor 2-0. Salah satu hal yang menjadi perhatian utamanya adalah menjaga konsistensi permainan sepanjang 90 menit.
"Kami telah menganalisis pertandingan dan akan menunjukkannya kepada para pemain malam ini. Kami memiliki beberapa masalah untuk diselesaikan, tetapi secara keseluruhan saya pikir kami berada dalam kondisi baik. Jika bisa mempertahankan hal-hal baik selama 90 menit, seharusnya kami bisa memenangkan pertandingan tersebut," ucap Igor.
Meski peluang lolos ke babak 16 besar semakin terbuka, pelatih asal Kroasia itu menegaskan Persib tidak ingin terlalu jauh memikirkan target tersebut. Baginya, prioritas utama adalah menampilkan permainan terbaik dan berusaha mendapatkan hasil positif di setiap pertandingan.
"Tujuan utama kami selalu bermain dengan baik. Jika kami bisa mendapatkan poin, itu bagus. Tim lainnya juga bermain. Ini adalah sebuah kehormatan bagi kami untuk bermain di kompetisi ini. Sejauh ini kami bisa melakukannya dengan baik. Jika kami mempertahankan ini, kami bisa berharap mendapatkan hasil yang baik besok," tuturnya.
Di sisi lain, padatnya agenda pertandingan juga menjadi tantangan tersendiri bagi Persib. Igor menyebut timnya sudah berupaya melakukan rotasi dengan mengistirahatkan sejumlah pemain dalam pertandingan terakhir di kompetisi liga.
Namun, perjalanan panjang menuju Australia serta akumulasi kelelahan membuat kondisi pemain sulit diprediksi. Bahkan, Igor menyebut pertandingan melawan Melbourne Victory akan menjadi laga kesembilan Persib dalam periode dengan jeda sekitar tiga hari antar pertandingan.
"Kami berhasil mengistirahatkan beberapa pemain di pertandingan terakhir liga. Tetapi, Anda tidak pernah tahu apa yang bisa terjadi selama perjalanan. Ini adalah pertandingan kesembilan kami dengan jeda setiap tiga hari," jelasnya.
Menurut Igor, situasi tersebut membuat tim pelatih harus lebih berhati-hati dalam menentukan komposisi pemain. Ia tidak ingin mengambil risiko dengan memaksakan pemain yang kondisinya belum sepenuhnya siap.
"Kelelahan sudah terakumulasi, jadi Anda tidak tahu siapa yang akan bangun besok dan merasakan sesuatu. Itulah mengapa kami harus menunggu sampai saat-saat terakhir untuk memutuskan," ungkapnya.
Igor memastikan Persib sudah memiliki gambaran mengenai strategi yang akan diterapkan. Namun, keputusan mengenai pendekatan permainan secara detail baru akan ditentukan setelah melihat kondisi seluruh pemain dan komposisi starting eleven.
Selain persoalan kebugaran, Igor juga menaruh perhatian terhadap kemungkinan perubahan pendekatan permainan Melbourne Victory. Ia menyadari timnya sempat mampu memanfaatkan transisi cepat untuk menghukum lawan pada pertemuan sebelumnya.
Menurutnya, mengeksploitasi kelemahan lawan merupakan bagian dari strategi yang selalu diterapkan setiap pelatih. Meski demikian, ia tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan sebelum melihat bagaimana Melbourne Victory memulai pertandingan.
"Kami selalu mencoba menyerang dengan memanfaatkan kelemahan lawan. Mungkin semua pelatih sepak bola melakukan hal yang sama. Jika melihat kelemahan, Anda tentu mencoba mengeksploitasinya," jelas Igor.
Ia memperkirakan Melbourne Victory bisa saja mempertahankan gaya bermain yang selama ini menjadi identitas mereka atau melakukan sejumlah penyesuaian. Karena itu, Persib harus mampu membaca situasi pertandingan sejak menit-menit awal.
"Anda tidak bisa mengubah perilaku pemain terlalu banyak hanya dalam satu pekan. Beberapa tim mungkin bisa berubah, sementara tim lainnya ingin mempertahankan apa yang biasa mereka lakukan. Ketika kami melihat bagaimana mereka menyerang dalam 10 sampai 15 menit pertama, kami akan tahu apa yang harus dilakukan," pungkas Igor.
Editor : Doni Ramdhani

