Impulsif vs Strategis, Orang Dalam Industri Hiburan Korea Bahas Tindakan NewJeans

Orang dalam industri hiburan Korea membahas tindakan NewJeans yang memutuskan keluar dari agensi ADOR.

Impulsif vs Strategis, Orang Dalam Industri Hiburan Korea Bahas Tindakan NewJeans
Girl grup NewJeans.

INILAHKORAN, Bandung - Baru-baru ini, di saluran YouTube “Maebul Show”, diadakan diskusi langsung yang menampilkan kritikus budaya Kim Gap Soo, pengacara Noh Jong Eon (firma hukum Jonjae) dan penyiar Heo Jae Moo.

Selama diskusi, Orang dalam Industri Hiburan Korea ini membahas tindahan NewJeans, ADOR, dan HYBE.

Dan berikut ini beberapa poin-poin utama yang dibahas oleh mereka:

1. Pendapat yang Berbeda-beda tentang Tindakan NewJeans.

Kim Gap Soo mengkritik keputusan kelompok tersebut, menyebutnya Impulsif dan mempertanyakan sifat mengikat dari tuntutan mereka.

Namun, Pengacara Noh membela NewJeans, menyebut langkah mereka Strategis dan mengutip preseden hukum bahwa rusaknya kepercayaan dapat membenarkan pemutusan kontrak.

2. Klaim terhadap HYBE dan ADOR.

Pengacara Noh menyoroti tuduhan penyalahgunaan kekuasaan, merujuk pada laporan bahwa CEO HYBE saat itu, Park Ji Won, menyarankan “liburan 1,5 tahun” untuk NewJeans, yang mungkin merupakan ancaman terselubung untuk menghambat karier mereka.

Panel membahas kemungkinan adanya tuntutan hukum bersama antara HYBE dan NewJeans, yang dapat semakin mengikis kepercayaan.

3. Kritik Struktural terhadap HYBE.

Kritik ditujukan pada sistem multi-label HYBE, yang meskipun inovatif, dipandang memadukan pendekatan korporat K-Pop dengan struktur seperti chaebol, yang berpotensi merusak kemandirian kreatif para artis.

4. Implikasi pada Seluruh Industri.

Kasus ini menyentuh isu yang lebih luas seperti hak artis versus prioritas industri, menimbulkan pertanyaan tentang apakah K-Pop harus memprioritaskan hak asasi manusia atau daya saing globalnya.

5. Kekhawatiran atas Praktik Korporasi HYBE.

Panelis membahas masalah etika tentang proses pencatatan HYBE, yang menunjukkan potensi pelanggaran hukum dan kerugian bagi investor kecil karena transaksi orang dalam.

Perdebatan tersebut menggarisbawahi ketegangan dalam model industri K-Pop yang terus berkembang, dengan kasus NewJeans menyoroti keseimbangan antara kendali perusahaan dan otonomi artis.***


Editor : Irma Nurfajri