Imron: Vaksinasi Booster di Cirebon Baru 5 Persen

Bupati Cirebon Imron mengatakan, vaksinasi Covid 19 untuk tahap 1 dan 2 rampung 100 persen. Kini, pihaknya menggenjot vaksinasi booster.

Imron: Vaksinasi Booster di Cirebon Baru 5 Persen
Bupati Cirebon Imron mengatakan, vaksinasi booster di Cirebon baru 5 persen.

 

INILAHKORAN, Cirebon - Bupati Cirebon Imron mengatakan, vaksinasi Covid 19 untuk tahap 1 dan 2 rampung 100 persen. Kini, pihaknya menggenjot vaksinasi booster.

"Di Kabupaten Cirebon ini, vaksinasi dosis kesatu dan kedua sudah seratus persen. Tinggal dosis ketiga yang terus kita genjot. Kisarannya, kami baru melaksanakan sekitar 5 persen untuk vaksinasi booster ini," kat Imron di Ponpes Abu Mansyur 2, Kecamatan Plered, Senin 21 Maret 2022.

Untuk itu, dia meminta semua pihak untuk bisa menyukseskan vaksinasi tahap ketiga di Kabupaten Cirebon. Begitupun kepada mayarakat, Imron berpesan agar secepatnya melakukan vaksinasi booster karena memang gratis alias tidak dipungut biaya.

Baca Juga: Vaksinasi di Kabupaten Cirebon Capai Target

"Saya meminta semua pihak yang terkait dengan pelaksanaan vaksinasi booster supaya terus menggenjot pelaksaannya. Masyarakat juga diminta secara suka rela, supaya secepatnya melakukakan vaksinasi tahap 3 ini," jelasnya.

Imron berharap, usai masyarakat Cirebon mengikuti vaksinasi booster diharapkan angka penularan Covid di Kabupaten Cirebon mencapai nol kasus. Artinya, masyarakat tidak perlu takut lagi tertular covid-19, sambil terus menjalankan protokol kesehatan.

"Walaupun sudah di vaksin 1 sampai 3, protokol kesehatan harus tetap dijalankan. Jadi, meskipun sudah divaksin, jangan lengah untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan lingkungan sekitar," paparnya.

Baca Juga: Kasus Covid-19 di KBB Fluktuatif, Pemda KBB Optimis Vaksinasi Tercapai Sesuai Target

Senada dengan itu, pengasuh Ponpes Abu Mansyur 2 Elvan Tedio Fawaz mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Cirebon yang sudah melakukan vaksinasi booster di lembaga pendidikannya.

"Vaksin tahap 1 dan 2 hampir seratus persen. Bukan berarti ada yang tidak mau divaksin, tapi ada yang terkendala dengan masalah kesehatan. Semoga dengan vaksinasi ini, kedepan kita bisa hidup normal kembali," tukasnya. (Maman Suharman)


Editor : inilahkoran