Indahnya Islam! Begini Gaya-gaya Berhubungan Seks untuk Pasutri yang Tak Melanggar Syariat
Anal seks memang dilarang dalam islam. Tetapi, pasutri boleh berhubungan seks dengan gaya-gaya apapun selama tidak melalui dubur.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Sedang geger perilaku seks yang menyimpang dari ayah seorang selebritas di negeri ini. Adalah ayah Taqy Malik, Mansyardin Malik yang sering meminta istrinya, Marlina untuk melakukan anal seks. Bagaimana pandangan islam?
Anal seks atau menyetubuhi pasangan melalui dubur memang terlarang secara syariat.
Hadits yang mendasari larangan hubungan intim lewat dubur (seks anal) adalah sabda Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu,
Ù ÙÙÙØ¹ÙÙÙÙ Ù ÙÙÙ Ø£ÙØªÙÙ Ø§Ù ÙØ±ÙØ£ÙØ©Ù ÙÙÙ Ø¯ÙØ¨ÙرÙÙÙØ§
“Benar-benar terlaknat orang yang menyetubuhi istrinya di duburnya.” (HR. Ahmad, 2: 479. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth mengatakan bahwa hadits tersebut hasan)
Baca Juga: Heboh Perilaku Seks Menyimpang Ayah Taqy Malik, Ternyata Begini Hukum Anal Seks dalam Islam
Gaya Berhubungan
Islam telah mengatur secara indah segala macam perkara termasuk perkara jimak atau berhubungan seks antara suami dan istri. Intinya, boleh dengan gaya-gaya apapun entah itu dari depan ataupun belakang selama tidak melalui dubur.
Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu berkata,
ÙÙØ§ÙÙØªÙ اÙÙÙÙÙÙÙØ¯Ù تÙÙÙÙÙÙ Ø¥ÙØ°Ùا Ø¬ÙØ§Ù ÙØ¹ÙÙÙØ§ Ù ÙÙÙ ÙÙØ±ÙائÙÙÙØ§ Ø¬ÙØ§Ø¡Ù اÙÙÙÙÙÙØ¯Ù Ø£ÙØÙÙÙÙÙ
“Dahulu orang-orang Yahudi berkata jika menyetubuhi istrinya dari arah belakang, maka mata anak yang nantinya lahir bisa juling.” Lalu turunlah firman Allah Ta’ala,
ÙÙØ³ÙاؤÙÙÙÙ Ù ØÙØ±ÙØ«Ù ÙÙÙÙÙ Ù ÙÙØ£ÙتÙÙØ§ ØÙØ±ÙØ«ÙÙÙ٠٠أÙÙÙÙÙ Ø´ÙØ¦ÙتÙÙ Ù
“Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki.” (QS. Al-Baqarah: 223) (HR. Bukhari, no. 4528 dan Muslim, no. 117).
Baca Juga: Awas Jin Suka Mengganggu Anak-anak Kita! Amalkan Doa-doa Ini, Lengkap Tulisan Arab dengan Artinya
Ustaz Muhammad Abduh Tuasikal dalam artikelnya di rumaysho.com menjelaskan, hadits di atas menunjukkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyanggah anggapan keliru orang Yahudi yang menyatakan terlarangnya gaya seks dari belakang karena bisa mengakibatkan anak yang lahir nanti juling. Itu anggapan tidak benar karena Islam menghalalkan segala variasi atau cara dalam hubungan seks selama di kemaluan.
Tentang surat Al-Baqarah ayat 223 di atas, Ibnu Katsir menyatakan bahwa setubuhilah istri kalian di ladangnya yaitu di tempat yang nantinya bisa menghasilkan anak. Beliau juga berkata bahwa terserah gayanya dari depan atau pun dari belakang selama di satu lubang, yaitu kemaluan, maka dibolehkan. (Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, 2: 154)
Allahu'alam.***
Editor : inilahkoran


