Indonesia vs Kamboja: Ujian Pertama Garuda
INDONESIA adalah juara tanpa mahkota di ajang Piala AFF. Enam kali masuk final dan hanya menjadi runner-up, saatnya Garuda mengakhiri puasa juara.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Sudah 30 tahun, Tim Merah Putih tak pernah mencicipi sekali pun manisnya gelar raja ASEAN. Berkali-kali berganti pelatih, hasilnya selalu berujung kekecewaan.
Kini era baru memunculkan harapan baru. Timnas dibesut John Herdmann, pelatih yang punya rekam jejak mumpuni mengantarkan Kanada masuk Piala Dunia 2022 lalu. Materi pemain pun begitu 'mewah' dengan kombinasi bintang-bintang di liga domestik dipadukan talenta para penggawa diaspora.
Indonesia bakal mengawali langkahnya dengan menjamu Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7) malam WIB. Herdman enggan bicara terlalu jauh soal kans juara. Baginya, pertarungan pertama adalah ajang membentuk identitas tim.
"Yang paling penting pada tahap ini adalah kami harus fokus pada diri sendiri. Kami harus percaya pada langkah-langkah yang telah kami lakukan," kata Herdman dalam konferensi pers pralaga di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Minggu (26/7).
Ia mengatakan perkembangan tim menunjukkan arah yang positif meski proses pembentukan permainan masih membutuhkan waktu.
"okus kami adalah menjadi lebih kuat bersama dan mengambil langkah pertama. Saya berharap ini menjadi langkah pertama dari banyak langkah berikutnya," ujarnya.
Herdman mengaku telah mempelajari permainan Kamboja yang sebelumnya tampil melawan Singapura. Menurut dia, calon lawannya merupakan tim yang terorganisasi dan disiplin sehingga tidak bisa dipandang sebelah mata.
"Kamboja adalah tim yang terorganisasi dan sangat disiplin. Mereka akan menjadi lawan yang sulit. Namun, fokus kami tetap pada timnas Indonesia, identitas permainan kami, koneksi, chemistry, dan semangat tim," katanya.
Ia menegaskan pendekatan yang diterapkannya dilakukan secara bertahap, termasuk dalam menjaga kondisi fisik pemain di tengah turnamen yang berlangsung saat masa pramusim.
"Ini adalah proses, langkah demi langkah. Kami ingin menang, tetapi bukan dengan mengorbankan keamanan dan keselamatan pemain. Kami juga harus menghormati klub yang telah melepas para pemain," ujarnya.
Sementara itu kiper timnas Indonesia Nadeo Argawinata menegaskan skuad Garuda bertekad mengakhiri penantian 30 tahun meraih gelar juara ASEAN saat tampil pada ASEAN Hyundai Cup 2026.
"Selama 30 tahun kita mengikuti Piala AFF belum pernah sekali pun menjadi juara. Pasti kita mau juara dan semoga itu bisa terjadi pada edisi kali ini," kata Nadeo.
Nadeo mengatakan target tersebut dibangun melalui proses yang tengah dijalani tim bersama pelatih kepala John Herdman selama pemusatan latihan di Bali.
Menurut dia, tim pelatih lebih dahulu menitikberatkan pembentukan koneksi antarpemain, hubungan antara pemain dan staf pelatih, serta membangun fondasi permainan sebagai modal menghadapi turnamen.
"Kami fokus membangun koneksi antarpemain, antara pemain dengan pelatih dan semua yang ada di dalam tim. Itu menjadi langkah pertama karena fondasi sangat penting bagi tim nasional saat ini," ujarnya.
Meski memasang target tinggi, Nadeo menilai laga perdana melawan Kamboja tidak akan berjalan mudah sehingga seluruh pemain tetap menjaga fokus dan tidak menganggap remeh calon lawannya.
"Kami sudah melihat pertandingan Kamboja, tetapi itu tidak membuat kami menganggap mereka tim yang mudah dikalahkan. Kami tetap fokus pada identitas permainan kami sendiri dan menjalankan instruksi pelatih," katanya.
Nadeo menambahkan persiapan timnas Indonesia sejauh ini berjalan sesuai rencana setelah menjalani pemusatan latihan di Bali.
"Kami sudah membahas semuanya bersama Coach John dan membawa persiapan itu ke Bogor. Kami cukup yakin dan percaya diri menghadapi pertandingan pertama besok," ujarnya.
Ajak Suporter Sementara itu Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengajak pendukung tim nasional sepak bola Indonesia memadati stadion saat menghadapi Kamboja di Piala AFF 2026.
"Kehadiran suporter kita betul-betul bisa menambah semangat para pemain," kata Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji.
Sumardji mengatakan para pemain Garuda telah menjalani persiapan dengan sangat baik di bawah asuhan pelatih John Herdman.
Para pemain, kata dia, menunjukkan kemajuan positif sejak menjalani pemusatan latihan di Bali hingga H-1 persiapan pertandingan.
"Alhamdulillah semua pemain bekerja dengan keras, mulai dari TC selama satu bulan sampai dengan hari ini semuanya menunjukkan perkembangan yang sangat menggembirakan," katanya.
Sumardji mengatakan para pemain bisa tampil lebih maksimal untuk meraih hasil positif dengan dukungan penuh dari masyarakat Indonesia.
Dia berharap pendukung hadir memberikan dukungan secara langsung di Stadion Pakansari.
"Kita bisa membuat bangga dan kita bisa menorehkan tiga poin untuk pertandingan lawan Kamboja besok," katanya.
Indonesia berada di Grup A bersama Kamboja, Singapura, Vietnam, dan Timor Leste. Skuad Garuda mengawali perjalanan dengan menjamu Kamboja. (bsf)
HEAD TO HEAD 23/12/22: Indonesia 2-1 Kamboja 09/12/21: Indonesia 4-2 Kamboja 04/10/17: Indonesia 3-1 Kamboja 08/06/17: Kamboja 0-2 Indonesia 25/09/14: Indonesia 1-0 Kamboja
5 LAGA TERAKHIR INDONESIA 09/06/26: Indonesia 1-0 Mozambik 05/06/26: Indonesia 3-0 Oman 30/03/26: Indonesia 0-1 Bulgaria 27/03/26: Indonesia 5-0 Saint Kitts dan Nevis 12/10/25: Irak 1-0 Indonesia
5 LAGA TERAKHIR KAMBOJA 24/07/26: Kamboja 1-2 Singapura 09/06/26: Kamboja 2-0 Hong Kong 04/06/26: Kamboja 4-0 Butan 13/11/25: Hong Kong 1-1 Kamboja 05/06/24: Kamboja 1-2 Tajikistan
PRAKIRAAN PEMAIN Indonesia (4-2-3-1) Nadeo (GK) Eliano, Ridho, Walsh, Pattynama (B) Haye, Klok (cdm) Beckham, Marselino, Doni Tri (T) Ragnar (D) Pelatih: John Herdman Kamboja (4-4-2) Kimhuy (GK) Sovann, Mizuno, Dimong, Sokha (B) Noron, Mirzaev, Ogawa, Bento (T) Koulibaly, Bong (D) Pelatih: Koji Gyotoku
Editor : Inilahkoran

