Ingin Maju Pilgub Jabar Jalur Independen? Ini Salah Satu Syarat Utamanya...

Ketua KPU Jabar Ummi Wahyuni menuturkan, tokoh yang ingin maju di kontestasi Pilgub 2024 lewat jalur independen atau nonpartai harus mendapat dukungan minimal 6,5 persen dari total jumlah daftar pemilih tetap (DPT) se-Jawa Barat.

Ingin Maju Pilgub Jabar Jalur Independen? Ini Salah Satu Syarat Utamanya...

INILAHKORAN, Bandung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat bakal membuka pendaftaran pemilihan gubernur dan wakil (Pilgub) jalur independen, pada 5-7 Mei 2024 mendatang. Dimana ada salah satu syarat utamanya yang harus dipenuhi, saat melakukan pendaftaran pencalonan.

Ketua KPU Jabar Ummi Wahyuni menuturkan, tokoh yang ingin maju di kontestasi Pilgub 2024 lewat jalur independen atau nonpartai harus mendapat dukungan minimal 6,5 persen dari total jumlah daftar pemilih tetap (DPT) se-Jawa Barat.

Itu artinya, bakal calon harus mendapat dukungan sekitar 2.321.469 DPT, bila merujuk pada jumlah pemilih pada Pilpres lalu di Jabar, yakni sebanyak 35.714.901 DPT.

"dukungan itu harus tersebar di 14 kabupaten/kota se-Jawa Barat, karena harus setengah dari jumlah. Kita kan ada 27 kota/kabupaten. Itu untuk perseorangan," ujar Ummi di Kota Bandung baru-baru ini.

2,3 juta lebih dukungan DPT ini sambung dia, harus riil. Dimana juga nanti pihaknya akan melakukan pengecekan manual satu-persatu, guna memastikan angka tersebut sesuai fakta. Sebelum memastikan bakal calon berhak maju ke tahapan selanjutnya untuk kontestasi Pilgub Jabar 2024.

"Ini agak berat. Soalnya pakai metode sensus, bukan sampling. Semua harus didatangi, setelah verifikasi administrasi masuk ke ranah verifikasi faktual," ucapnya.

Sementara syarat lainnya sambung Ummi, pihaknya masih menunggu dirilisnya PKPU anyar yang diterbitkan KPU RI, terkait penyelenggaraan Pilgub dan Pilkada bupati/walikota.

"Kami masih menunggu. (Sekarang) hanya merujuk pada PKPU 2020 kemarin," terangnya.

Disinggung mengenai apakah sudah ada calon yang mulai melakukan konsultasi melalui jalur independen, Ummi mengaku sudah data yang datang, kendati dirinya tidak dapat memastikan jumlahnya.

"Kita akan lakukan sosialisasi pada 2-4 (Mei). Kita akan undang stakeholders termasuk media massa dan akan diumumkan tanggal 4 (Mei). Yang nanya, sudah ada yang datang ke helpdesk," ungkapnya.

Sedangkan pendaftaran bakal calon kepala daerah baik Pilgub maupun Pilwakot dan Pilbup dari partai politik sambung dia, baru akan dilaksanakan pada Agustus mendatang. (Yuliantono)


Editor : Ahmad Sayuti