Ini Dia Penyebab Berkurangnya Stok Minyak Goreng di Kabupaten Bogor Jelang Ramadan

Jelang Ramadan stok minyak goreng curah di Kabupaten Bogor menjadi terbatas lantaran dikuranginya pengiriman dari distributor

Ini Dia Penyebab Berkurangnya Stok Minyak Goreng di Kabupaten Bogor Jelang Ramadan
Dinas perdagangan dan perindustrian Kota Bogor bersama kepolisian melakukan pengecekan minyak goreng curah di Distributor jelang Ramadan.

 

INILAHKORAN, Bogor - Menjelang bulan suci Ramadan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor, Sat Reskrim Polres Bogor mengecek stok minyak goreng curah dan kemasan ke distributor.

Dari hasil pengecekan, stok minyak goreng curah mengalami keterbatasan karena mengalami pengurangan pengiriman.

"Stok minyak goreng curah mengalami keterbatasan, karena berkurangnya pengiriman ke distributor dari yang awalnya seminggu tiga kali per delapan ribu kilogram, menjadi seminggu sekali dengan volume yang sama," ucap Waka Polres Bogor Kompol Wisnu Perdana Putra kepada wartawan, Senin 28 Maret 2022.

Baca Juga: Flyover Kiaracondong Buah Batu Segera Dibangun, Kini Mulai Tahap Pembebasan Lahan

Ia menerangkan dari hasil pantauan, stok minyak goreng kemasan tercukupi karena masyarakat lebih mencari minyak goreng curah, karena harganya yang masih disubsidi oleh pemerintah.

"Stok dan harga minyak goreng ini, masih tergantung kebutuhan masyarakat. Namun kami tetap menghimbau agar pedagang eceran menjual minyak goreng curahnya tidak melebihi harga eceran tertinggi yaitu Rp 19.000 perkilogram," terangnya.

Sementara itu, Pegawai Pengawas Tertib Niaga Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor Sobar Sofyan menuturkan bahwa di Bulan April mendatang, jajarannya akan melakukan bazar murah.

Baca Juga: Perempuan Wajib Tahu! 4 Amalan yang Masih Bisa Dilakukan Selama Masa Haid

"Di bazar murah tersebut yang akan dilakukan minggu kedua Bulan, minyak goreng kemasan dan komoditi lainnya akan kamu jual dibawah harga pasar. Program bazar murah tersebut sudah kami agendakan dalam rapat kordinasi dan tinggal menunggu kepastian harga, karena menunggu kabar kesiapan distributor," tutur Sobar. (Reza Zurifwan)

 


Editor : inilahkoran