Ini Dia Profil Musyafaur Rahman yang Disodorkan PDIP Dampingi Jaro Ade di Pilbup Bogor 2024

DPP PDI Perjuangan menyorongkan nama Musyafaur Rahman sebagai kandidat pendamping Jaro Ade di Pilbup Bogor 2024. Siapakah dia?

Ini Dia Profil Musyafaur Rahman yang Disodorkan PDIP Dampingi Jaro Ade di Pilbup Bogor 2024

INILAHKORAN, Cibinong – DPP PDI Perjuangan menyorongkan nama Musyafaur Rahman sebagai kandidat pendamping Jaro Ade di Pilbup Bogor 2024. Siapakah dia?

PDI Perjuangan dikabarkan menyodorkan nama Musyafaur Rahman. PDIP berharap Musyafaur bisa menjadi salah satu pilihan bagi Jaro Ade untuk mendampinginya di Pilbup Bogor 2024 mendatang.

Musyafaur Rahman sendiri menjadi nama baru yang mencuat dari DPP PDIP untuk mengikuti kontestasi Pilbup Bogor 2024. Sebelumnya, sejumlah nama kader lokal PDIP sempat diapungkan.

Musyafaur Rahman sendiri ikut mendampingi sejumlah petinggi PDIP saat menerima kedatangan Jaro Ade di kandang banteng, markas PDIP di Jalan Diponegoro No 58, Menteng, Jakarta Pusat.

Informasi yang dihimpun Inilah Koran, Musyafaur Rahman adalah warga Kabupaten Bogor. Dia bermukim di Kecamatan Klapanunggal.

Saat ini, Musyafaur Rahman masih bertugas sebagai Komisaris Independen PT  Indah Karya (Persero) dan ia juga pernah menjabat sebagai Komisaris PT Petrokimia Kayaku.

Sebelumnya, Jaro Ade hadir ke 'kandang banteng' dengan didampingi Wakil Sekjen DPP Partai Golkar Samsul Hidayat dan Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor Aan Triana Al-Muharrom.

“Sebuah kehormatan Jaro Ade sebagai Cabup Bogor dari Partai Golkar diundang DPP PDIP,” kata Samsul Hidayat kepada wartawan, Senin 29 Juli 2024.

Dia menyebutkan kunjungan ini sebagai tindak lanjut silaturahmi politik yang dilakukan DPD Partai Golkar dengan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor beberapa waktu yang lalu.

“Hal ini kemudian ditindaklanjuti silaturahmi ke DPD PDI Perjuangan  Jawa Barat,” kata Samsul.

Anggota DPRD Jawa Barat 2024-2029 terpilih ini menuturkan  bahwa pertemuannya dengan pimpinan PDIP tampak hangat dan kekeluargaan.

“Sangat memungkinkan Partai Golkar berkoalisi dengan PDIP,” tambahnya. (*)


Editor : Zulfirman