Ini Kata Cak Imin Soal ODGJ, Lansia, dan Difabel Terima Bansos Sepanjang Hayat
Begini penjelasan cak imin soal ODGJ, Lansia, dan Difabel Akan Terima Bansos Sepanjang Hayat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Pemerintah memastikan bahwa bantuan sosial (bansos) akan terus diberikan secara berkelanjutan kepada kelompok masyarakat rentan, yakni orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), lanjut usia (lansia), dan penyandang disabilitas.
Hal ini ditegaskan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, atau yang akrab disapa Cak Imin.
“Untuk ODGJ, lansia, dan difabel, bantuan sosial akan bersifat permanen atau abadi,” ungkap Cak Imin.
Ia menjelaskan bahwa keputusan ini dibuat karena ketiga kelompok tersebut termasuk kategori rentan yang membutuhkan perlindungan sosial berkelanjutan.
Sementara itu, untuk masyarakat miskin secara umum, pemberian bansos akan dibatasi. “Untuk kelompok selain itu, maksimal diberikan selama lima tahun,” tambahnya.
Terkait skema baru bansos untuk masyarakat miskin, Cak Imin menegaskan bahwa saat ini belum ada perubahan. Penyaluran masih mengacu pada kriteria yang ditetapkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Respons Terhadap Penyalahgunaan bansos
Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko, sebelumnya mengusulkan agar bansos hanya diberikan kepada kelompok miskin rentan, seperti lansia, penyandang disabilitas, dan ODGJ. Hal ini sebagai bentuk tanggapan atas maraknya penyalahgunaan bansos, termasuk untuk praktik judi daring (judol).
“bansos sebaiknya hanya diberikan kepada kelompok yang betul-betul tidak mampu bekerja secara fisik, seperti lansia, difabel, atau ODGJ,” kata Budiman dalam keterangannya di Jakarta pada Jumat (11/7).
Budiman menyampaikan bahwa masyarakat miskin yang masih dalam usia produktif dan sehat secara fisik perlu diberdayakan, bukan semata-mata diberikan bantuan. Menurutnya, pemberdayaan ekonomi menjadi solusi jangka panjang dalam upaya pengentasan kemiskinan.
Editor : Firda Rachmawati

