Ini Makna "Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh" versi Wali Kota Bandung
Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, tema HUT ke-76 RI "Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh" memiliki makna luar biasa untuk menyentuh hati dan pikiran anak bangsa.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, tema HUT ke-76 RI "Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh" memiliki makna luar biasa untuk menyentuh hati dan pikiran anak bangsa.
"Karena setelah satu setengah tahun ini menghadapi persoalan pandemi, begitu besar dampak yang terjadi. Sebagai Wali Kota Bandung, saya merasakan masyarakat menengah ke bawah yang terdampak luar biasa," kata Oded.
Menurutnya, "Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh" harus dijadikan spirit semua anak bangsa membangun ketangguhan. Karena sejarah bangsa ini dari dulu dikenal tangguh.
"Bahkan saya melihat jiwa pengorbanan, guyub, kebersamaan bisa dirasakan di Kota Bandung. Mang Oded pun hingga hari ini terus mencoba dari sisi ekonomi mengetuk terus kepada para pengusaha untuk siap membantu, berbagi," ucapnya.
Oded pun menilai, sarasehan tersebut sebuah kegiatan yang sangat strategis dan aplikatif. Karena tidak hanya dari sisi strategis saja, tapi berbagai kebijakan juga dibahas hingga teknisnya untuk menjawab pertanyaan dari masyarakat.
"Harapan saya dari acara seperti ini menjadi jendela informasi buat masyarakat, baik di Kota Bandung, Jawa Barat, bahkan Nasional," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat Dedi Sopandi menanggapi makna "Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh", tangguh berarti istikamah, sedangkan tumbuh berarti menjadi lebih besar, kuat, dan bagian terjadinya sebuah perubahan.
"Sebetulanya maknanya kaitan kondisi yang dihadapi negara saat ini. Karena cita-cita bangsa ini dari mulai kita bagaimana memajukan kesejahteraan umum, mencerdasakan kehidupan bangsa, dan ikut juga menjaga ketertiban dunia," kata Dedi.
Sedangkan, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Ahyani Raksanagara memaknai, bahwa ketangguhan para jajaran kesehatan diuji saat dihantam pandemi Covid-19.dengan tabah, sabar, dan fokus untuk melindungi masyarakat.
"Tumbuhnya itu dengan meningkatkan derajat kesehatan. Kami sangat merasakan tidak mungkin kita bisa menangani pandemi Covid-19 ini tanpa didukung berbagai pihak," kata Ahyani.
Di lain sisi, Ketua OSIS SMAN 20 Bandung Amanda Naura Najla memaknainya saat ini Indonesia sedang perang melawan tiga hal yakni diri sendiri, teknologi, dan melawan Covid-19.
"Diri sendiri karena kita merasakan transisi kehidupan dimana sebelum pandemi ini kita melaksanakan kegiatan secara normal namun sekarang secara terbatas. Kedua kita terpaksa dan dipaksa mengikuti perkembangan zaman, seperti sekolah dari dan work from home," kata Amanda.
Direktur Program dan Produksi LPP RRI Soleman Yusuf mengatakan, dengan kegiatan seperti ini menjadi satu contoh yang bagus bagi pemerintahan, terutama pemimpinnya bisa bertemu langsung dengan masyarakat.
"Ini disiarkan secara live, dan menjawab semua pertanyaan. Hal ini sebenarnya yang harus dilakukan, sehingga kita bisa menjembatani kepentingan masyarakat, dengan pertanyaan yang masih terjadi dijawab langsung pemimpinnya," kata Soleman. (Yogo Triastopo)
Editor : Doni Ramdhani


