Ini Para Calon Kuat Yang Bakal Pimpin Perumda BPR Bank Kota Bogor 

Seleksi pendaftaran calon Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Kota Bogor Periode 2023-2028 hampir memasuki tahap akhir.

Ini Para Calon Kuat Yang Bakal Pimpin Perumda BPR Bank Kota Bogor 
Seleksi pendaftaran calon Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Kota Bogor Periode 2023-2028 hampir memasuki tahap akhir./Rizki Mauludi

INILAHKORAN, Bogor - Seleksi pendaftaran calon Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (perumda) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Kota Bogor Periode 2023-2028 hampir memasuki tahap akhir.

Saat ini sudah didapat tiga besar nama yang akan mengisi kursi Dirut. Dua nama berasal dari internal perumda BRP Bank Kota Bogor, sementara satu nama berasal dari jebolan bank BUMN.

Diketahui ketiga nama tersebut diantaranya Bhima Irsi Faliandri Irman yang merupakan Ketua Dewas perumda BPR Bank Kota Bogor, kemudian Iyus Ryan yang merupakan jebolan bank BUMN dan Direktur Operasional (Dirops) perumda BPR Bank Kota Bogor Tommy Indra Gunawan. Ketiganya juga telah menjalani tes kesehatan di RSUD Kota Bogor pada Kamis (24/8/2023).

Ketua Panitia Seleksi Dirut perumda BPR, Hanafi menyampaikan, awalnya ada enam pendaftar yang mendaftarkan di laman pansel.kotabogor.go.id, mulai 28 Juli hingga 4 Agustus 2023. Kemudian diwajibkan menyetorkan hard copy secara pribadi, yang membawa hard copy hanya tiga orang.

"Ya kalau tidak menyetorkan hard copy nya, tentunya otomatis gugur. Tiga orang dua orang tengah diluar kota atau yg satu diluar negeri. Kemudian satu orang tidak mencukupi secara administrasi, karena minimal itu 35 tahun, pendaftaran itu baru berusia 25 tahun," ungkap Hanafi kepada INILAH pada Kamis (28/8/2023).

Hanafi memaparkan, untuk itu dihasilkan tiga orang yang lolos verifikasi keaslian dokumen persyaratan administrasi. Setelah itu dilakukan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK), pertama psikotes 14 Agustus 2023 dilaksanakan di kantor batu, kedua penulisan makalah tanggal 15 Agustusnya.

"Kemudian ketiga calon Dirut ini tes akademik tanggal 15 Agustus 2023 di IBIK Kesatuan. Dilakukan tes akademik juga disitu. Kemudian tanggal 22 Agustus 2023 ada presentasi makalah dan wawancara di Hotel Salak," papar Hanafi.

Hanafi menjelaskan, untuk saat presentasi makalah dan wawancara kemarin penelisnya ada lima orang, dipimpin oleh Wakil Wali Kota Dedie A Rachim, Sekda Kota Bogor Hj Syarifah Sofiah Dwikorawati, kemudian dari IBIK, persatuan BPR swasta dan dari persatuan BPR milik daerah.

"Hasil itu sudah ada dan diupload  berdasarkan abja, kemudian nanti hasilnya disampaikan ke pak Wali Kota Bogor Bima Arya tanggal 28 Agustus 2023 mendatang. Untuk kemudian nanti dilakukan wawancara akhir dijadwalkan tanggal 29 Agustus 2023, tetapi disesuaikan jadwal pak wali dan pak wakil," jelasnya.

Hanafi membeberkan, setelah itu dilakukan, kemudian dilakukan fit and proper tes oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), itu mengikuti jadwal dari OJK. Setelah hasilnya keluar, tinggal kepala daerah mengambil keputusannya.

"Kami nanti pastinya mengumumkan melalui website. Kami kirimkan tiga besar ini ke OJK. Setelah hasil OJK ini, diserahkan kembali ke pak wali untuk diambil keputusan siapa yang dipilih. Dirut saat ini habis 31 Agustus 2023, maka kami lakukan seleksi," pungkasnya.*** (Rizki Mauludi)


Editor : JakaPermana