Ini Rahasia Dibalik Mendunianya Kopi Gununghalu

Kopi Gununghalu sempat berjaya di kancah internasional dan mendapatkan penghargaan AVPA Gourmet Product di Prancis,

Ini Rahasia Dibalik Mendunianya Kopi Gununghalu
PelakuUKM Kopi Gununghalu tengah meroasting .

 

INI LAHKORAN, Ngamprah - Bagi para pecinta kopi mungkin sudah tak asing lagi dengan kopi Gununghalu Kabupaten Bandung Barat, cita rasanya yang khas membuat kopi yang satu ini banyak diburu para penikmat kopi mulai dari lokal maupun mancanegara.

Pasalnya, kopi Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat sempat menorehkan prestasi yang luar biasa di kancah internasional, yakni mendapatkan penghargaan AVPA Gourmet Product di pameran SIAL Paris, Prancis tahun 2018 silam.

Pelaku UKM kopi Gununghalu, Ayi Ahmad Syarifudin mengatakan, banyak ciri khas Kopi Gununghalu ini, salah satunya cita rasanya yang berbeda lantaran ditanam di ketinggian 1.300 mdpl.

Baca Juga: Sempat Raih Penghargaan Dunia, Kemana Kopi Gununghalu Sekarang?

"Kelebihan yang saya rasakan saat minum kopi biasanya yang punya penyakit maag suka perih. Tapi, kalau minum kopi ini saya tidak merasakan perih asal jangan pakai gula putih, kalau pakai gula aren aman," katanya saat ditemui, Minggu 26 Desember 2021.

Ia menyebut, Kopi Gununghalu baru ada dua jenis, yaitu arabika dan robusta sehingga pengolahannya pun dilakukan dengan light roast, medium roast dan dark roast.

"Untuk variannya pun ada natural, honey, full wash dan wine," sebutnya.

Sementara yang paling banyak diminati saat ini, kata dia, ada natural dan honey karena harganya yang cukup terjangkau.

"Kalau untuk wine peminatnya biasanya kalangan pecinta kopi yang udah lama," katanya.

Baca Juga: Keterbatasan Pemasaran, Pelaku UKM Kopi Gununghalu Butuh Ini

Lebih lanjut ia menerangkan, harga jual Kopi Gununghalu cukup bervariatif. Lantaran rasa Kopi Gununghalu di sini juga cukup bervariasi termasuk juga cara pengolahannya.

"Misalnya harga 1 kg kopi bentuk green bean ada yang harga Rp.150 ribu dan ada yang di bawah Rp. 100 ribu," terangnya.

Selain itu, lanjut dia, ada juga yang sudah dikemas mulai dari ukuran 100 hingga 200 gram dan untuk harga juga cukup bervariatif.

"Untuk yang natural ada yang Rp60 ribu per 200 gram, ada juga dikisaran harga Rp. 70 ribu sampai Rp. 150 ribu," ujarnya.

Baca Juga: Geger Aksi Pencabulan di Panti Asuhan Cihampelas Bandung Barat, Korban Sampai Ingin Bunuh Diri

Ia mengaku, para produsen kopi di Gununghalu belum bisa menyamakan harga dan menjadi tujuan ke depan agar Kopi Gununghalu ini bisa sama harganya.

"Ini harus ada riset dan membuat para produsen kopi di Gununghalu tahu kualitas kopinya masuk di grade mana," ucapnya.

Ia berharap, Kopi Gununghalu ini jangan sampai seperti tikus mati dalam lumbung. Kopi Gununghalu ini sangat terkenal keluar negeri, tapi di daerah sendiri orang Gununghalu tidak bisa menikmati kopinya sendiri.

"Untuk ke depan mudah-mudahan dengan adanya kopi ini, khususnya Kecamatan Gununghalu bisa menambah taraf ekonominya. Jadi kita bersama mendorong bagaimana caranya agar Kopi Gununghalu ini menjadi produk unggulan yang bisa dinikmati oleh semua lapisan masyarakat," tandasnya. *** (Agus Stia Negara)


Editor : inilahkoran