Ini Tanggapan Manajemen PT PBB Laga Kandang Persib Masih Terlihat Sepi Penonton

Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) memberikan tanggapannya mengenai laga kandang timnya di Liga 1 2023/2024 yang masih terlihat sepi penonton.

Ini Tanggapan Manajemen PT PBB Laga Kandang Persib Masih Terlihat Sepi Penonton
Manajemen Persib angkat suara soal masih sepinya penonton di stadion, Foto Syamsuddin Nasoetion

INILAHKORAN, Bandung - Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) memberikan tanggapannya mengenai laga kandang timnya di Liga 1 2023/2024 yang masih terlihat sepi penonton.

Setidaknya, laga kandang Persib mulai sepi penonton sejak menjalani laga kandang keduanya melawan Dewa United. Saat itu penonton yang hadir hanya mencapai 6.489 penonton.

Sepi penonton itu terjadi di laga kandang Persib ketiga saat melawan Bali United. Tercatat penonton yang hadir mencapai 8.975 orang.

Lalu di pertandingan kandang keempat saat melawan Barito Putera, penonton yang hadir ke Stadion GBLA hanya berjumlah 7.536 orang.

Vice President Operational PT PBB, Andang Ruhiat mengatakan jumlah tersebut tidak bisa dianggap sepi. Sebab penonton tetap hadir ke Stadion. 

"Tapi kita tetap berdoa bahwa Persib nya lebih baik ke depannya, permainannya, dapat poinnya. Insya Allah bahwa penonton atau suporter kalau ada keinginan seperti itu, pasti hadir dengan prestasi yang ada di Persib. Itu yang harus kita dorong," kata Andang Ruhiat di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung.

Andang tak menganggap kemenangan Persib dalam setiap pertandingan yang dijalani akan mempengaruhi kehadiran penonton untuk datang ke Stadion. 

"Mungkin ada situasi kondisi tertentu. Tapi dengan kemarin yang mencapai 8 ribu penonton, menurut kami ada yang mewakili untuk itu walaupun belum secara maksimal," katanya. 

Andang hanya berharap kemenangan demi kemenangan bisa diraih Persib. Sehingga hal itu akan membuat animo masyarakat untuk menonton secara langsung ke Stadion semakin bertambah. 

"Kemarin (lawan PSIS) dengan posisi seperti tetap menjadi semangat walaupun banyak yang enggak main. Dan semangat juang itu harus kita hargai," tegasnya.(Muhammad Ginanjar)


Editor : Ahmad Sayuti