Inisiatif Meta Latih Keterampilan AI untuk Perkembangan UMKM 

Meta meluncurkan program Small Business Growth Academy (SBGA) di Indonesia. Program itu dirancang untuk membantu pelaku UMKM memanfaatkan teknologi AI.

Inisiatif Meta Latih Keterampilan AI untuk Perkembangan UMKM 
Suasana kegiatan pelatihan AI yang digelar Meta bersama dengan UMKM yang ada di Bandung, Rabu (8/7/2026). (istmewa)

INILAHKORAN.ID - Meta meluncurkan program Small Business Growth Academy (SBGA) di Indonesia. Program itu dirancang untuk membantu pelaku UMKM memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) guna mendorong pertumbuhan bisnis. 

Country Director Meta untuk Indonesia Pieter Lydian mengatakan, secara umum program di Indonesia itu akan mendukung 150 pelaku UMKM di Bandung, Batam, dan Jakarta melalui rangkaian workshop, sesi mentoring, serta kesempatan pembelajaran langsung. 

“Para peserta akan dibekali keterampilan praktis untuk memperkuat pemasaran digital, meningkatkan produktivitas, dan memperluas peluang ekspor ke pasar internasional,” kata Lydian dalam keterangan resmi, Rabu (8/7/2026).

SBGA dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara ketertarikan terhadap AI dan penerapannya secara praktis. Program itu membekali para pelaku usaha dengan kepercayaan diri serta keterampilan untuk memanfaatkan AI secara efektif dalam operasional sehari-hari.

“Usaha kecil dan menengah di Indonesia sudah tertarik dengan AI - bagian tersulitnya adalah mengubah ketertarikan tersebut menjadi penggunaan sehari-hari yang percaya diri. Dengan SBGA, kami dapat memberikan keterampilan AI praktis langsung kepada pemilik usaha dan membantu lebih banyak dari mereka menjangkau pelanggan di luar perbatasan Indonesia,” jelasnya.

Menurutnya, tools bisnis Meta yang didukung AI telah menunjukkan hasil yang terukur bagi para pengiklan di Indonesia. Bisnis yang beriklan di platform Meta mencatat rata-rata Return on Ad Spend (ROAS) sebesar 3,10 kali, sementara bisnis yang memanfaatkan solusi berbasis AI seperti Advantage+ mencatat peningkatan ROAS rata-rata sebesar 22%, sehingga dapat menjangkau pelanggan yang tepat dengan lebih efektif.

Berdasarkan riset Deloitte dalam laporan AI for Business: APAC Trends, 78% UKM di Indonesia dan sejumlah pasar Asia Pasifik lainnya telah menggunakan setidaknya satu perangkat berbasis AI, sementara 82% berencana meningkatkan adopsi AI dalam waktu dekat. Sebanyak 86% responden menyatakan AI membantu meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya operasional bisnis. 

Kehadiran program SBGA di Indonesia mencerminkan pengakuan Meta terhadap manfaat nyata teknologi dalam mendorong pertumbuhan bisnis, khususnya bagi UMKM

Salah satu UMKM yang telah merasakan dampak positif teknologi dalam operasionalnya yakni Imago Raw Honey. Berbasis di Bogor, usaha ini kini telah menembus pasar ekspor setelah mengadopsi sejumlah solusi bisnis Meta.

Dengan memanfaatkan solusi Meta seperti Reels untuk storytelling produk, Meta Ads berbasis AI untuk menjangkau audiens yang sesuai, dan WhatsApp Business untuk melayani pelanggan secara lebih efisien dan cepat, Imago Raw Honey berhasil memperluas jangkauan pasarnya.


Editor : Doni Ramdhani