Irene Dikabarkan Tak Perpanjang Kontrak dengan SM, Penggemar Takun Red Velvet Bubar
Saat ini penggemar Red Velvet dibuat cemas takut grup kesayangan mereka bubar, setelah leader Irene dikabarkan tidak memperpanjang kontrak dengan SM Entertainment.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.COM, Bandung - Pada hari Rabu, 13 September 2023, media korea melaporkan, bahwa leader Red Velvet, Irene belum memperpanjang kontrak dengan SM Entertainment.
Setelah habis masa berlaku kontrak, sampai hari ini, Kamis, 14 September 2023, Irene Red Velvet dikabarkan belum memperbarui kontrak eksklusif dengan SM Entertainment.
Oleh karena itu, SM Entertainment dilaporkan belum dapat mengonfirmasi aktivitas apa pun dari girl grup Red Velvet, termasuk comeback, perilisan album, penampilan, dan acara hingga saat ini.
Irene Red Velvet pernah menjadi salah satu idola paling terkenal di generasinya, namun pasca skandal sikapnya yang dituduh kasar di tahun 2020, seluruh aktivitasnya tertahan.
Karir solo Irene terhenti dibandingkan rekan-rekan seangkatannya seperti Nayeon TWICE atau Jennie BLACKPINK.
Informasi ini semakin memicu spekulasi di kalangan penggemar tentang potensi bubarnya Red Velvet.
Sampai saat ini, hanya Seulgi yang mengonfirmasi perpanjangan kontrak dengan SM Entertainment.
Masa kontrak ulang girl grup Red Velvet dimulai dengan Seulgi.
Bulan lalu, Seulgi mengumumkan keputusannya untuk memperbarui kontraknya dengan SM Entertainment.
Dan faktanya, masa kontrak para member Red Velvet tidak sama meski semuanya dalam satu grup.
Pasalnya, masing-masing member Red Velvet bergabung di SM dan bergabung dengan grup di tahun yang berbeda.
Red Velvet merilis 'Fell My Rhythm' pada bulan Maret dan 'Birthday' pada bulan November tahun 2022 lalu.
Sejak saat itu, mereka belum merilis album baru atau kabar comeback, karena jeda grup yang lama, fandom Red Velvet mengirim truk untuk melakukan protes ke gedung SM pada bulan Juli meminta album lengkap ketiga dan aktivitas promosi grup lainnya.
Di tahun kesembilan karir mereka, Red Velvet sepertinya diabaikan oleh SM Entertainment dalam hal jadwal dan aktivitas mereka.
Puncak dari rasa frustrasi ini datang dengan penyelenggaraan 'World Tour R to V', yang membuat para penggemar kecewa.
SM Entertainment memilih tempat yang lebih kecil dan mempercepat tur tanpa promosi menyeluruh, sehingga menyebabkan kurangnya informasi dan pembatalan pertunjukan.
SM Entertainment juga menghadapi kritik karena buruknya perencanaan tur Eropa, karena tiket tetap tidak terjual untuk lokasi mana pun hanya dua minggu sebelum pertunjukan pertama.
Bulan lalu, member Red Velvet mengadakan siaran langsung dan mengungkapkan bahwa mereka sedang mempersiapkan album lengkap ketiga yang akan dirilis pada paruh pertama tahun ini.
Namun karena masalah perpanjangan kontrak, tidak diketahui apakah rencana comeback akan berjalan sesuai jadwal.
Nantikan kabar mengenai aktivitas girl grup Red Velvet selanjutnya di sini.***
Editor : Irma Nurfajri


