Jadi Sorotan Internasional, Media Luar Negeri Beritakan Kebakaran Hebat di Pasar Kasongan Katingan

Media luar negeri turut menyiarkan dahsyatnya peristiwa yang meluluhlantakkan permukiman dan fasilitas umum di wilayah Pasar Kasongan, Katingan.

Jadi Sorotan Internasional, Media Luar Negeri Beritakan Kebakaran Hebat di Pasar Kasongan Katingan
Jadi Sorotan Internasional, Media Luar Negeri Beritakan Kebakaran Hebat di Pasar Kasongan Katingan

INILAHKORAN.ID - Insiden kebakaran besar yang menghanguskan kawasan Pasar Kasongan, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, kini menarik perhatian dunia internasional. 

Media luar negeri turut menyiarkan dahsyatnya peristiwa yang meluluhlantakkan permukiman dan fasilitas umum di wilayah tersebut.

​Akun berita global Disaster News melalui platform X (@Top_Disaster) mengunggah cuplikan video kebakaran tersebut dengan narasi "Massive fire engulfed a residential area at Kasongan Market in Katingan Regency, Indonesia"

Unggahan tersebut telah disaksikan oleh jutaan pasang mata, menunjukkan skala bencana yang cukup masif di mata publik mancanegara.

Dalam video yang diunggah di akun tersebut, terlihat pemandangan yang mencekam di mana api merah menyala melalap area yang sangat luas.

Langit malam yang gelap berubah menjadi oranye terang akibat kobaran api dan asap tebal yang membubung tinggi. Ratusan tiang bangunan yang tersisa tampak seperti arang di tengah lautan api, menggambarkan betapa cepat dan panasnya kebakaran tersebut menghanguskan material bangunan di sana.

​Meski sebelumnya sempat dilakukan upaya pemadaman, situasi di lapangan kembali menegang. Berdasarkan laporan terbaru, api kembali menyala pada Senin malam, 26 Januari 2026, pukul 23.21 WIB.

​Munculnya titik api baru ini diduga dipicu oleh material sisa kebakaran yang masih menyimpan panas, ditambah hembusan angin yang membuat bara kembali berkobar. Petugas pemadam kebakaran dan relawan dilaporkan kembali berjaga dan melakukan upaya pendinginan ekstra untuk memastikan api tidak merembet ke area yang tersisa.


Editor : Firda Rachmawati