Jaga Kesehatan Mental Anak, ASIH Bakal Hadirkan Psikolog di Sekolah
Jaga kesehatan mental anak, pasangan Ahmad Syaikhu-Ilham Akbar Habibie (ASIH) bakal menghadirkan para psikolog di sekolah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Jaga kesehatan mental anak, pasangan Ahmad Syaikhu-Ilham Akbar Habibie (ASIH) bakal menghadirkan para psikolog di sekolah.
Rencana ini merupakan upaya pasangan ASIH untuk melindungi kesehatan mental anak yang menjadi generasi penerus bangsa.
Akhmad Syaikhu mengatakan, salah satu hal yang memengaruhi kesehatan mental anak adalah faktor sosial.
"Mental health ini kan karena anak-anak muda saat ini dihadapkan pada sesuatu hal yang mungkin gak nyata, mereka tanpa bimbingan ketika menghadapi berbagai persoalan," ujar Syaikhu baru-baru ini.
Sebab itu, kehadiran para psikolog di lembaga pendidikan menjadi sangat penting, dalam menangani masalah kesehatan mental generasi muda.
"Karena itu salah satu yang akan kita persiapkan di dunia pendidikan melalui psikolog-psikolog yang kita siapkan di dunia pendidikan," ucapnya.
Bila generasi muda dibiarkan mengatasi kesehatan mental dengan hanya mengandalkan informasi dari internet kata dia, maka hal itu akan memperparah kondisinya.
"Jika mereka hanya searching di internet dan kemudian tanpa panduan dan tanpa bimbingan orang tua dan mengambil kesimpulan sendiri yang nanti itu justru akan bisa menimbulkan kesalahan fatal," katanya.
Maka dari itu, perlu ada langkah dari pemerintah yakni dengan memperbanyak psikolog di sekolah, untuk membantu anak mengatasi masalah mentao mereka.
"Karena itu kita harus persiapkan, perbanyak psikolog di sekolah-sekolah, di institusi-institusi," lanjutnya.
Syaikhu mengatakan, alasan memilih lembaga pendidikan lantaran tempat tersebut akan sangat mudah dijangkau para anak muda.
"Enggak mungkin juga dilakukan di ruang-ruang publik karena masalahnya konsultasi ini sangat privasi, orang gak akan mungkin membuka konsultasi di jalanan, orang ga akan mau," imbuhnya.
Syaikhu memastikan, layanan psikolog ini bisa diakses secara gratis di seluruh Jawa Barat.
"Ya, gratis, karena ini menyangkut masalah mentalitas," tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani

