Jaga Stabilitas Pupuk Subsidi di Karawang, Pupuk Indonesia Kirim 200 Ton NPK
Pupuk Indonesia mendistribusikan 200 ton pupuk NPK bersubsidi ke Kabupaten Karawang. Distribusi dilakukan karena petani Karawang sedang memasuki masa tanam.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pupuk Indonesia mendistribusikan 200 ton pupuk NPK bersubsidi ke Kabupaten Karawang.
Distribusi dilakukan karena petani Karawang sedang memasuki masa tanam sehingga dibutuhkan petani. Salah satu kecamatan mendapat pasokan khusus selama masa tanam.
Account Executive Pupuk Indonesia wilayah Karawang-Purwakarta Taufik mengatakan, pasokan NPK ke Kabupaten Karawang untuk memastikan distribusi pupuk tetap berjalan memenuhi kebutuhan petani. Pupuk Indonesia terus memonitor secara intensif pupuk subsidi untuk petani.
"Kami terus melakukan pengawasan serta pembinaan dalam rantai distribusi pupuk subsidi bersama stakeholder lainnya," kata Taufik, Selasa 17 Maret 2026.
Menurutnya, Pupuk Indonesia konsisten melakukan kordinasi dengan pemerintah daerah guna memantau kondisi distribusi pupuk dilapangan. Kordinasi rutin dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Karawang terus dilakukan jika terjadi kendala dilapangan.
"Kami saling membantu dan mendukung untuk memastikan program produktivitas pertanian dapat terus berjalan dengan baik," katanya.
Berdasarkan data per Kamis 12 September 2026 stok pupuk subsidi di kios mencapai 4.251.09 ton terdiri dari urea sebanyak 2.524,5 ton. NPK sebanyak 1.555 ton dan organik sebanyak 171 ton.
"Stok pupuk sudah sesuai dengan ketentuan minimum yang diatur pemerintah dan sangat cukup untuk kebutuhan dalam satu bulan kedepan, termasuk di Karawang yang sedang musim tanam," ujarnya.
Taufik mengatakan, sebagai bentuk optimalisasi distribusi Pupuk Indonesia Grup memanfaatkan Distribution Planning And Control System (DPCS). Tehnologi Informasi merupakan sistem terintegrasi yang didesain untuk melakukan kontrol rantai pasok distribusi pupuk subsidi secara optimal.
Melalui aplikasi tersebut, sistem DPCS Pupuk Indonesia tersebut didukung oleh jaringan distribusi yang luas.
"Datanya realtime, jadi kami dapat memantau stok pupuk subsidi mulai dari lini produksi hingga ketingkat distributor," sebutnya.
Editor : Doni Ramdhani


