Jalan Terjal Anne Ratna Mustika Menghadapi Pilkada Purwakarta 2024

Langkah Mantan Bupati Purwakarta yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta, Anne Ratna Mustika belum lah mulus. Terbaru, Anne Ratna Mustika pun bertemu dengan Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan yang mencuatkan peluang koalisi Golkar dan PAN di Pilkada Purwakarta

Jalan Terjal Anne Ratna Mustika Menghadapi  Pilkada Purwakarta 2024
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta yang juga Balon Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika juga menggelar pertemuan dengan Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan. Pertemuan tersebut tak lain membahas peluang koalisi Golkar dan PAN pada Pilkada Purwakarta 2024.

INILAHKORAN,Purwakarta- Langkah Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta, Anne Ratna Mustika belum lah mulus. Kendati secara elektabilitas Ambu Anne masih tertinggi, namun hasil survei terbaru yang dirilis Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA patut menjadi warning bagi Anne Ratna Mustika.

Dalam rilisnya LSI menyebutkan Anne Ratna Mustika mengungguli sejumlah nama yang digadang-gadang bertarung di pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Survei LSI Denny JA itu dilakukan dalam rentang waktu 9-16 Juni 2024 menggunakan metodologi standar, multistage random sampling melalui wawancara tatap muka, kepada 440 responden dengan margin of error kurang lebih 4,8 persen.

Ada 14 nama bakal calon bupati yang disurvei. Hasilnya, Anne Ratna Mustika menempati urutan pertama dengan 31,6 persen. Kemudian, disusul Saeful Bahri Binzein pada urutan kedua dengan 22 persen dan Abang Ijo Hadipin pada urutan ketiga dengan 11,1 persen. Di posisi keempat ada Ivan Kuntara sebanyak 7,7 persen dan kelima Zaenal Arifin dengan 5,9 persen. Adapun yang menjawab tidak tahu hingga rahasia sebesar 8,1 persen.

Kendati begitu, survei LSI Denny JA juga merilis sekitar 64,8 persen di Purwakarta menginginkan bupati baru. Hanya sekitar 28,6 persen yang masih menginginkan bupati lama atau petahana. 
Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, dalam keterangannya menyebutkan, temuan survei terbarunya itu memberi pesan kuat adanya keinginan mayoritas publik di Purwakarta untuk perubahan. 

Sementara itu, di tengah dinamika survei yang berkembang, Anne Ratna Mustika juga menggelar pertemuan dengan Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan. Pertemuan tersebut tak lain membahas peluang koalisi Golkar dan PAN pada Pilkada Purwakarta 2024. "Alhamdulillah bisa silaturahmi. Atas arahan dari Ketum Golkar Pak Airlangga, saya menghadap Pak Zulhas, Ketum DPP PAN," kata Anne di Purwakarta, Sabtu 6 Juli 2024.

Mantan Bupati Purwakarta ini menyampaikan, pertemuan dirinya dengan Zulkifli Hasan berlangsung di Jakarta, pada Jumat, 5 Juli 2024. Hadir dalam pertemuan itu caleg DPR RI terpilih Verrell Bramasta dan sang ayah Ivan Fadilla Soedjoko. "Kami berdiskusi mengenai berbagai hal seputar Pilkada dan berbagai dinamikanya," katanya. 

Ia berharap pertemuan tersebut menjadi awal yang baik untuk membangun koalisi Golkar dengan PAN. Sebab pada pilkada sebelumnya, Golkar dan PAN telah berhasil menjadikan Anne dan Aming sebagai bupati dan wakil bupati Purwakarta. "Golkar dengan PAN punya histori yang baik pada pilkada sebelumnya," kata Anne.

Menjelang pilkada, Anne mengaku tetap fokus menjalankan amanah partai berupa surat tugas yang dikeluarkan DPP Partai Golkar. "Surat tugas yang dikeluarkan DPP Golkar berisi soal tugas yang diembankan kepada saya selaku Ketua DPD Partai Golkar Purwakarta untuk mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan pemenangan Golkar pada pilkada," katanya. 

Sesuai dengan ketentuan dalam Undang-undang tentang Pilkada Nomor 10 Tahun 2016, syarat pencalonan kepala daerah melalui parpol adalah dari parpol atau gabungan parpol yang memiliki kursi minimal 20 persen di DPRD provinsi atau kabupaten/kota.

Sementara untuk bisa mengusung kandidat bupati dan wakilnya pada pilkada nanti, Golkar Purwakarta hanya memerlukan satu lagi kursi legislatif untuk berkoalisi. 

Jika memang Partai Golkar dan PAN bisa bersama membangun koalisi pada Pilkada Purwakarta, dapat dipastikan Anne dapat melenggang dengan tenang dalam kontestasi tersebut. "Kami membuka pintu komunikasi seluas-luasnya dengan semua pihak untuk dapat bekerja sama dengan Partai Golkar. Untuk calon wakil bupati, kami akan putuskan bersama dengan partai koalisi," ujar Anne.*** 


Editor : Ghiok Riswoto