Jangan Hanya Teori, Mahasiswa Hukum Harus Kaya Pengalaman
Ketua PN Batang Guntoro Eka Sekti yang juga alumnus Fakultas Hukum (FH) Universitas Padjadjaran (Unpad) 1994 menegaskan, mahasiswa hukum harus memperkaya pengalaman praktik dalam dunia peradilan. Jika hanya belajar teori, ketika lulus mereka akan gagap.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Ketua PN Batang Guntoro Eka Sekti yang juga alumnus Fakultas Hukum (FH) Universitas Padjadjaran (Unpad) 1994 menegaskan, mahasiswa hukum harus memperkaya pengalaman praktik dalam dunia peradilan. Jika hanya belajar teori, ketika lulus mereka akan gagap.
"Nantinya menjadi pengangguran, dan akan membebani negara, itu yang tidak kami inginkan," katanya diskusi Alumni Talk I bertema Penanganan Perkara Perdata di Pengadilan Negeri.
Kegiatan digagas aumni Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran yang tergabung dalam Ikatan Alumni FH Unpad. Diskusi dan seminar yang melibatkan Moot Court Society FH Unpad ini, selain menghadirkan Guntoro Eka Sekti juga hadir praktisi hukum Perry Cornelius Sitohang, dan digelar di Kampus Unpad Jatinangor, Sumedang, Sabtu (7/3/2020).
Dengan demikian, lanjut Guntoro ada hard skill dan soft skill yang harus dilatih dan outputnya mahasiswa akan benar-benar mumpuni, siap pakai, dan tidak akan gagap ketika terjun di lapangan.
Makanya diskusi dilaksanakan sebagai jembatan mahasiswa antara teori di bangku kuliah dan praktik beracara di pengadilan dalam bidang perdata.
"Sehingga nantinya akan nyambung antara teori yang didapatkan saat berkuliah dengan praktik," ujarnya.
Sementara, Perry Cornelius Sitohang berbagi pengalaman dari awal mula awalnya lulus mahasiswa hukum kemudian memulai berkarir di praktisi hukum. Kata dia, mahasiswa ilmu hukum yang belajar di bangku kuliah, belum tentu mengerti di dunia praktek kerja.
"Waktu kuliah merasa jadi paling pintar. Tapi saat masuk dunia lawyer, merasa paling bodoh dan tidak tahu apa-apa. Hal karena saat saya kuliah tidak ada yang memberi tahu kepada saya apa yang harus dilakukan, apa perlu dilakukan, dan apa yang bisa saya lakukan di dunia praktek. Nah melalui Alumni Talk ini untuk menjembatani itu," ujarnya.
Perry yang juga alumni FH Unpad bersama Guntoro ingin memberikan sumbangsih yang lebih banyak, tetapi tidak terlalu bisa membangun kedekatan dengan mahasiswa.
"Tujuannya, ketika mereka lulus nanti, mereka akan lebih tahu mau mengarah kemana, mereka mau berkerja dimana, dan alumni juga setidaknya dapat memberikan informasi dunia kerja kepada mereka," katanya. (Ahmad Sayuti)
Editor : Doni Ramdhani

