Jangan Langsung Guyur Kepala dengan Air Dingin, Ini 4 Risiko bagi Kesehatan
Mengguyur kepala dengan air dingin secara tiba-tiba dapat memicu pusing, sakit kepala, hingga gangguan irama jantung. Simak penjelasan risikonya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-Tren mandi air dingin hingga berendam di air es (cold plunge) semakin populer karena diklaim memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan. Namun, para ahli mengingatkan agar tidak langsung mengguyur kepala dengan air dingin secara tiba-tiba.
Paparan suhu dingin yang mendadak pada kepala dapat memicu respons kejut (cold shock response) yang memengaruhi sistem saraf, pembuluh darah, hingga kerja jantung. Pada sebagian orang, terutama yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, reaksi ini dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan.
Berikut empat risiko yang perlu diwaspadai.
1. Meningkatkan Beban Kerja Jantung
Ketika air dingin mengenai kepala secara mendadak, pembuluh darah akan menyempit (vasokonstriksi). Kondisi ini dapat menyebabkan tekanan darah dan denyut jantung meningkat dalam waktu singkat.
Bagi penderita hipertensi atau penyakit jantung, perubahan tersebut berpotensi memicu gangguan irama jantung (disritmia) atau memperberat kerja jantung.
2. Menyebabkan Sakit Kepala Mendadak
Paparan suhu dingin pada kulit kepala dan area sinus dapat merangsang saraf trigeminal yang berfungsi menghantarkan sensasi nyeri.
Akibatnya, seseorang dapat mengalami cold-stimulus headache atau brain freeze, yaitu sakit kepala tajam yang muncul secara tiba-tiba dan biasanya berlangsung singkat.
3. Memicu Pusing dan Gangguan Keseimbangan
Air dingin yang masuk ke area telinga dapat memengaruhi sistem vestibular yang berperan menjaga keseimbangan tubuh.
Gangguan pada sistem ini dapat menimbulkan sensasi pusing berputar (vertigo), kehilangan keseimbangan, bahkan meningkatkan risiko terjatuh atau pingsan pada sebagian orang.
4. Menimbulkan Nyeri Saraf pada Wajah
Perubahan suhu yang sangat ekstrem juga dapat mengiritasi saraf di sekitar wajah dan kepala.
Pada beberapa kasus, kondisi ini dapat menyebabkan nyeri tajam, kesemutan, atau kelemahan sementara pada otot wajah. Meski demikian, bukti ilmiah bahwa air dingin secara langsung menyebabkan Bell's palsy masih terbatas. Bell's palsy umumnya dikaitkan dengan peradangan saraf wajah yang dapat dipicu oleh berbagai faktor, bukan semata-mata paparan air dingin.
Cara Aman mandi air dingin
Agar tubuh dapat beradaptasi dengan perubahan suhu, lakukan mandi air dingin secara bertahap, yaitu:
1. Basahi kaki terlebih dahulu.
2. Lanjutkan ke tangan dan lengan.
3. Siram badan secara perlahan.
4. Basahi kepala setelah tubuh mulai menyesuaikan diri dengan suhu air.
Jika berenang atau berendam di air dingin, penggunaan penutup telinga juga dapat membantu mengurangi rangsangan dingin pada organ keseimbangan.
Bagi orang yang memiliki riwayat penyakit jantung, hipertensi, atau gangguan kesehatan tertentu, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mencoba terapi air dingin atau berendam di air es, terutama bila dilakukan pada suhu yang sangat rendah.***
Editor : JakaPermana


