Makanan yang Perlu Dihindari dan Dikonsumsi untuk Mengatasi Vertigo
Sering pusing berputar atau vertigo akibat migrain vestibular? Simak panduan diet, makanan yang harus dihindari, serta tips elimination diet yang aman di sini.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Rasa pusing berputar atau sensasi melayang yang datang tiba-tiba sering kali dianggap sebagai vertigo biasa.
Namun, jika gejala tersebut disertai rasa mual, sensitif terhadap cahaya, atau sakit kepala, bisa jadi Anda mengalami migrain vestibular (vestibular migraine).
Berbeda dengan migrain klasik yang identik dengan nyeri kepala berdenyut, migrain vestibular dapat terjadi bahkan tanpa rasa sakit kepala yang hebat.
Gejala utamanya adalah gangguan keseimbangan dan rasa seperti melayang atau berputar yang sangat mengganggu aktivitas harian.
Meskipun penyebab pastinya masih terus diteliti, para ahli nutrisi dan medis mengungkapkan bahwa pola makan memainkan peran penting dalam memicu maupun meredakan serangan migrain vestibular.
Bagaimana makanan Memicu Serangan Migrain Vestibular?
Beberapa jenis makanan dan minuman mengandung senyawa kimia tertentu—seperti tiramin, histamin, nitrat, dan monosodium glutamat (MSG)—yang dapat memicu reaksi pada sistem saraf dan pembuluh darah otak.
Selain jenis makanan, kebiasaan makan juga berpengaruh besar:
Melewatkan waktu makan (puasa terlalu lama): Kadar gula darah yang anjlok dapat memicu serangan.
Dehidrasi: Kurang minum air putih, meskipun ringan, merupakan salah satu pemicu migrain paling umum.
makanan dan Minuman yang Perlu Dihindari (Pemicu Utama)
Jika Anda sering mengalami serangan migrain vestibular, beberapa makanan berikut dikenal paling sering menjadi pemicu (trigger foods):
Keju Tua / Keju Fermentasi: Mengandung kadar tiramin tinggi (seperti parmesan, cheddar tua, gouda).
Daging Olahan: Sosis, kornet, bacon, dan salami yang mengandung pengawet nitrat.
Cokelat: Mengandung kafein dan feniletilamin yang dapat memicu sensitivitas saraf.
Minuman Beralkohol: Terutama anggur merah (red wine) dan bir.
Pemanis Buatan & Penyedap Rasa: Aspartam dan MSG dosis tinggi.
Perubahan Asupan Kafein: Menaikkan atau menurunkan konsumsi kopi secara drastis dapat memicu gejala.
Pada beberapa orang, buah sitrus (jeruk, lemon), tomat, bawang bombay, serta makanan olahan berfermentasi juga bisa menjadi pemicu sekunder.
makanan Sehat yang Aman Dikonsumsi
Selama mengatur pola makan, Anda tidak perlu khawatir kekurangan gizi. Masih banyak bahan makanan segar dan bernutrisi yang aman untuk penderita migrain vestibular:
Buah-buahan Segar: Apel, pisang, pir, dan sebagian besar buah non-sitrus.
Sayuran: Sebagian besar sayuran segar (kecuali bawang bombay atau kacang-kacangan tertentu jika Anda sensitif).
Karbohidrat Utuh: Beras merah, oat, quinoa, dan kentang.
Protein Segar: Daging ayam, daging sapi segar, telur, dan ikan segar (bukan olahan/asapan).
Produk Pengganti Susu: Santan, susu oat, atau susu almond.
Lemak Sehat: Minyak zaitun murni dan minyak kelapa.
Hidrasi: Air putih yang cukup dan teh herbal bebas kafein.
Editor : Firda Rachmawati

