Jangan Tertipu! Begini Cara Mengenali Uang Rupiah Asli dan Palsu

Baru-baru ini, muncul kasus pembuatan dan penyebaran uang palsu di lingkungan kampus yang menjadi sorotan. 

Jangan Tertipu! Begini Cara Mengenali Uang Rupiah Asli dan Palsu
cara membedakan uang asli dan palsu/freepik

INILAHKORAN, Bandung - Baru-baru ini, muncul kasus pembuatan dan penyebaran uang palsu di lingkungan kampus yang menjadi sorotan. 

Polres Gowa berhasil mengungkap praktik tersebut di Kampus 2 UIN Alauddin Makassar, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menetapkan 15 tersangka, termasuk dugaan keterlibatan seorang pegawai UIN Alauddin Makassar. 

Dari hasil penyelidikan, ditemukan uang palsu senilai Rp446,7 juta dalam pecahan Rp100 ribu.

Agar tidak menjadi korban, wajib memahami cara mengenali uang palsu. Bank Indonesia telah melengkapi pembuatan uang dengan fitur-fitur keamanan tertentu. Berikut cara cek uang asli atau palsu:

Cara cek mata uang rupiah asli

Secara umum, mengecek keaslian mata uang rupiah bisa dilakukan dengan menggunakan metode 3D yakni dilihat, diraba, diterawang, sebagai berikut:

1. Dilihat

Warna uang yang asli terlihat terang serta jelas dan terdapat benang pengaman yang ditanam pada kertas dengan suatu garis melintang atau beranyam dan berubah warna.

Perubahan warna benang pengaman pada pecahan Rp100.000 dan Rp50.000, perisai logo BI pada pecahan Rp100.000, Rp50.000, dan Rp20.000. Menemukan angka berubah warna yang tersembunyi pada pecahan Rp100.000, Rp50.000, Rp20.000, Rp10.000, dan gambar tersembunyi berupa tulisan BI dan angka.

2. Diraba

Pada setiap uang terdapat angka, huruf, burung garuda dan gambar utama bila diraba akan terasa kasar atau dikenal sebagai cetak "intaglio".

uang asli saat diraba akan terasa ada bagian uang yang kasar, yaitu pada gambar utama, gambar lambang negara, angka nominal, huruf terbilang, frasa NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA, dan tulisan BANK INDONESIA.

Tuna netra bisa meraba kode tuna netra (blind code) di sisi kiri dan kanan untuk mengenali nilai nominal dan asli atau tidaknya uang kertas.

3. Diterawang

Setelah memeriksa uang dengan tangan dan mata, langkah selanjutnya adalah mengangkat uang ke arah cahaya. Pada setiap uang terdapat gambar pahlawan yang akan terlihat jelas ketika diterawangkan, dikenal juga sebagai tanda air.

Melalui penerawangan tersebut, dapat ditemukan huruf atau logo BI yang saling melengkapi di kedua sisi uang, fenomena ini disebut dengan "rectoverso." Metode ini dapat dilakukan menggunakan sinar matahari, lampu ultraviolet (UV), atau kaca pembesar sederhana.

Ciri-ciri uang rupiah asli:

- Terbuat dari kertas khusus berbahan serat kapas.

- Memiliki benang pengaman yang terlihat seperti dianyam, tampak timbul, dan dapat berubah warna.

- Teksturnya terasa lebih kasar dengan ketebalan kertas yang lebih besar dibandingkan uang palsu.

- Terdapat watermark berupa gambar pahlawan pada setiap pecahan uang kertas, ditambah electrotype berupa logo BI dan ornamen tertentu yang akan tampak jelas jika diterawang ke arah cahaya.


Editor : Firda Rachmawati