Janji Setia Imron Pada PDIP Meskipun Tak Kembali Direkomendasikan

Bupati Cirebon, Imron memastikan dirinya tidak akan pernah loncat atau pindah ke partai manapun dan setia terhadap PDIP. 

Janji Setia Imron Pada PDIP Meskipun Tak Kembali Direkomendasikan

INILAHKORAN, Cirebon - Bupati Cirebon, Imron memastikan dirinya tidak akan pernah loncat atau pindah ke partai manapun dan setia terhadap PDIP

Hal itu dikatakan Imron saat ditanya, apa keputusannya kalau saja pada Pilkada 2024 nanti,  tidak mendapat rekom lagi dari PDIP. Imron berjanji, dia tetap akan setia kepada PDIP dan tidak tergiur tawaran Parpol manapun.

"Saya orang yang harus tahu diri. PDIP telah membesarkan saya sampai saya menjadi bupati saat ini. Kalau tidak mendapat rekom untuk Pilkada nanti, ya saya tidak mencalonkan dari partai manapun," kata Imron, Senin 4 September 2023.

Menurutnya, sangat wajar masyarakat bertanya tanya, apakah nanti dirinya kembali maju Pilkada atau tidak. Namun fokusnya saat ini, bagaimana sebagai ketua DPC PDIP Kabupaten Cirebon kembali merebut kursi di legislatif sebagai pemenang pemilu. Ketika kemenangan nanti akan diraih, maka rekom kemungkinan besar akan diberikan pada incumbent.

"Saya sudah dipanggil DPP PDIP, dan mungkin semua kepala daerah dari PDIP juga dipanggil. Saya diberikan beban agar bagaimana PDIP menjadi pemenang pemilu. Tugas saya ya harus memenangkan pemilu di Kabupaten Cirebon," ungkapnya.

Dengan sendirinya lanjut Imron, ketika kursi PDIP di legislatif Kabupaten Cirebon terdongkrak,  dia memastikan rekom akan kembali diperoleh. Minimal, PDIP bisa memperoleh 10 kursi. Artinya, Pilkada nanti bisa mengusung sendiri bupati dan wakil bupati dari PDIP Kabupaten Cirebon.

"Tugas saya sekarang fokus supaya PDIP di Kabupaten Cirebon menjadi pemenang pemilu, ya harus sepuluh kursi di legislatifnya. Kalau target ya 14 kursianlah," jelasnya.

Terkait posisinya yang hanya tinggal beberapa bulan saja selesai, Imron mengaku tidak masalah. Ditanya apakah visi misi yang selama ini menjadi target kinerjanya sudah terpenuhi, Imron mengaku belum tahu. Tapi dia memastikan, dengan adanya covid akan ada visi misi yang capaiannya pasti tidak terpenuhi. 

"Saya yakin banyak kepala daerah yang visi misinya tidak tercapai. Kita terhambat waktu ada pandemi covid-19. Pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Cirebon saya akui masih tinggi. Ya karena ada recofusing anggaran itu," paparnya.

Imron menambahkan, saat ini dirinya fokus untuk menyelesaikan sisa tugasnya yang diperkirakan akan berakhir di bulan desember tahun ini. Dirinyapun kembali menepis tudingan, bahwa saat Pilkada nanti akan menggunakan PKB sebagai kendaraan politiknya. Imron mengaku tetap komitmen, kalaupun tidak mendapatkan rekom lagi dari PDIP, dirinya tidak akan mancalonkan lagi menjadi bupati Cirebon.

"Silahkan saja catat omongan saya. Saya tidak akan pindah partai dan saya setia dengan PDIP. Kalaupun tidak dapat rekom dari PDIP lagi, ya saya selesai dan tidak akan mencalonkan Bupati dari Parpol manapun," tukasnya. (maman suharman)


Editor : Ahmad Sayuti