Bupati Imron Gali Spirit Sunan Gunung Jati di Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon

Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon, Bupati Imron menggelar napak tilas ke Keraton Kasepuhan & Makam Sunan Gunung Jati.

Bupati Imron Gali Spirit Sunan Gunung Jati di Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon
Bupati Cirebon Imron dan Forkopimda saat melakukan napak tilas di Gunung Jati dalam memperingati Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon. (Maman Suharman/InilahKoran)

INILAHKORAN.ID - Bupati Cirebon Imron bersama jajaran Forkopimda menggelar napak tilas ke sejumlah situs bersejarah, Kamis (2/4/2026), dalam memperingati Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon yang jatuh pada 2 April. 

Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke Keraton Kasepuhan. Di lokasi tersebut, rombongan mendapatkan pemaparan mengenai sejarah berdirinya Cirebon yang disampaikan langsung oleh Sultan Sepuh.

Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan ke kawasan Gunung Jati untuk berziarah ke makam Syekh Syarif Hidayatullah, salah satu tokoh sentral dalam sejarah Cirebon.

Imron menyampaikan kegiatan napak tilas ini menjadi bentuk penghormatan kepada para pendiri daerah sekaligus sarana refleksi bagi generasi saat ini.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk penghormatan kami kepada para leluhur, khususnya Syekh Syarif Hidayatullah yang memiliki kontribusi besar dalam berdirinya Cirebon,” ujarnya, Kamis (2/4/2026). 

Menurutnya, pemaparan sejarah di Keraton Kasepuhan memberikan pemahaman mendalam tentang asal-usul daerah yang perlu terus dijaga.

“Dari penjelasan yang kami terima, terlihat jelas bagaimana proses berdirinya Cirebon. Ini penting agar kita tidak kehilangan jati diri, karena sejarah menjadi sumber semangat dalam membangun masa depan,” katanya.

Menurut Imron, nilai perjuangan para pendiri harus terus diwariskan dan diimplementasikan dalam kehidupan masyarakat maupun pemerintahan.

“Sebagai penerus, kita wajib menjaga dan melestarikan nilai-nilai perjuangan itu agar tetap hidup dan menjadi landasan dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Dia menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan fisik dan pelestarian nilai budaya serta keagamaan.

“Pesan yang ditinggalkan Syekh Syarif Hidayatullah tidak hanya soal keagamaan, tetapi juga kepedulian sosial. Ini menjadi pengingat, pembangunan harus mencakup aspek kemanusiaan, bukan hanya infrastruktur,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pemkab Cirebon berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai sektor strategis.

“Kami terus berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi, memperbaiki kualitas pendidikan dan kesehatan, serta menjaga kelestarian budaya lokal,” tambah Imron.

Dia mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Hari Jadi daerah untuk memperkuat tradisi silaturahmi dan ziarah. ***


Editor : Gin gin T Ginulur