JCI Femme Bantu Penurunan Stunting di Bogor Timur
Junior Chamber International (JCI) Femme Indonesia selama enam bulan ke depan membantu sebanyak 71 anak stunting di Kecamatan Bogor Timur, setiap anak dalam kategori stunting diberikan bantuan berupa 5 kilogram beras dan 4 kilogram telur.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Junior Chamber International (JCI) Femme Indonesia selama enam bulan ke depan membantu sebanyak 71 anak stunting di Kecamatan Bogor Timur, setiap anak dalam kategori stunting diberikan bantuan berupa 5 kilogram beras dan 4 kilogram telur.
Perwakilan JCI Femme Indonesia, Steffi Mettasari mengatakan, pihaknya berkomitmen mendukung upaya menjadikan kota bogor zero stunting. Sebagai organisasi perempuan, mereka mengaku tergerak untuk ikut fokus terhadap isu stunting.
"Sebagai seorang ibu, kita tahu tidak mudah membesarkan anak dan membangun keluarga. Dengan ini JCI Femme yang fokus terhadap perempuan dan anak ingin berpartisipasi," terang Steffi kepada wartawan pada Selasa 09 Desember 2025.
Wakil Wali kota bogor, Jenal Mutaqin memaparkan, ini ikhtiar kota bogor untuk menjadikan kota bogor zero new stunting. JCI saat ini membantu dan akan fokus kepada anak di wilayah Bogor Timur. bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) itu akan langsung sampai ke anak-anak dengan didampingi oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK) di masing-masing wilayah.
"Selama enam bulan ke depan pula, bantuan yang diberikan JCI juga akan terpantau melalui sistem aplikasi Bogor Bebas stunting (Bogor Bestie). Progres perkembangan anak dapat dilihat secara langsung melalui laman aplikasi. Bogor Bestie ini membuat chemistry antara JCI dan anak bisa lebih terlihat. Perkembangan anak bisa dilihat langsung, termasuk grafik berat badan selama diberikan bantuan," terangnya.
Terpisah, Kepala Baperrida kota bogor, Rudy Mashudi mengatakan, kolaborasi dengan JCI ini menjadi salah satu upaya Pemkot Bogor untuk terus mengurangi angka stunting.
"Alhamdulillah JCI ikut dalam intervensi penurunan stunting di kota bogor. Saat ini kami fokus di bayi di bawah tiga tahun," pungkasnya.***
Editor : Ahmad Sayuti

