Jelang Iduladha 1446 H, Dispernakan KBB Terima Tugas Seleksi Sapi Kurban Bantuan Presiden RI
Menjelang Hari Raya Iduladha 1446 H, Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mendapatkan mandat dari Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian untuk menyeleksi bantuan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Menjelang Hari Raya Iduladha 1446 H, Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mendapatkan mandat dari Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian untuk menyeleksi bantuan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto.
Dalam zoom meeting dengan pemerintah pusat tersebut, Dispernakan KBB harus menyeleksi sapi kurban bantuan Presiden RI sesuai syarat yang ditentukan.
"Kita sudah zoom dengan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian. Jadi tahun ini ada satu bantuan masyarakat berupa 1 ekor sapi kurban dari Bandung Barat," kata Plt Kepala Dispernakan KBB Lukmanul Hakim, Kamis 8 Mei 2025.
Lukmanul menjelaskan, pihaknya harus mencari hewan kurban dengan syarat memiliki berat 800 kilogram, sehat dan telah mendapatkan vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK).
Oleh karena itu, petugas di lapangan melakukan seleksi megacu pada persyaratan tersebut.
"Syarat sapinya di atas 800 kilogram sehat dan segala macem, sudah divaksin PMK dan petugas kita di lapangan sudah mendataya sebanyak 15 ekor yang sesuai syarat tadi," jelasnya.
Lebih lanjut Lukmanul menuturkan, dari hasil seleksi dari 15 ekor sapi yang terdaftar sesuai persyaratan, sapi yang akan dikurbankan oleh Presiden Prabowo Subianto dari KBB kebanyakan sudah laku dan sudah pernah ikut seleksi tahun sebelumnya.
Pasalnya, sesuai intruksi tersebut sapi yang sudah ikut seleksi sebelumnya tidak diperkenankan ikut seleksi lagi.
"Kemarin sudah di seleksi, ada yang sudah laku ada yang sudah pernah (ikut seleksi), ada yang baru DP (down payment)," paparnya.
Kendati demikian, dari 15 ekor sapi tersebut sapi bantuan kurban dari Presiden Prabowo Subianto itu sudah mengerucut namun belum diputuskan.
"Karena keputusan termasuk soal harga diserahkan kepada peternak dan Sekretaris Presiden (Setpres)," ujarnya.
Lukmanul menyebut, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat rencananya bakal melakukan pemeriksaan sapi yang sudah diseleksi dan memenuhi syarat itu.
Namun, pihaknya juga sudah menyiapkan sapi cadangan.
"Sudah mengerucut tapi belum diputuskan. Kita hanya sebatas mengajukan, nanti dari provinsi ngecek lagi. Yang memutuskan Setpres, peternak nego langsung dengan Setpres," sebutnya.
"Kita siapkan juga 1 cadangan sudah, ambil sampel darah sama deses ke Balai Veteriner Subang untuk diperiksa," tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani


