Jelang Pemilu, Bupati Minta Peningkatan Kewaspadaan Dini

Jelang perhelatan pemilu bupati Cirebon Imron meminta agar mewaspadai dan meningkatkan terjadinya konplik yang disebabkan perbedaan kepentingan politik

Jelang Pemilu, Bupati Minta Peningkatan Kewaspadaan Dini

INILAHKORAN, Cirebon - Menjelang tahun politik tahun 2023 mendatang, hingga pelaksanaan pemilihan umum pada 2024, situasi wilayah bisa memanas. Bahkan, potensi gesekan bisa terjadi di masyarakat.

Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Cirebon berupaya maksimal dalam mencegah terjadinya perpecahan akibat perbedaan pandangan dalam politik jelang pemilu nanti.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan menggelar Sinergitas antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa dengan TNI/Polri. Ini dilakukan dalam rangka cipta kondisi wilayah yang aman dan kondusif, Selasa  27 September 2022.

Menurut Bupati, kewaspadaan dini tingkat desa menjadi kunci kondusifitas wilayah. Pasalnya, bupati melihat gesekan awal terletak di tingkat bawah.

Dirinya meminta, masyarakat untuk solid agar tidak mudah dipecah belah. Peran desa juga sangat besar untuk mendeteksi kerawanan yang mungkin akan berkembang lebih besar lagi.

"Isu agama dan suku budaya adalah yang paling gampang dimasuki. Maka dari itu, masyarakat tidak boleh terpancing jika ada oknum yang coba memancing keributan. Tetap jaga kondusifitas dan tentu toleransi tetap dikedepankan," ungkapnya.

Dalam sisi tahun politik juga, Imron meminta kepada masyarakat lebih dewasa dalam menentukan pilihan. Artinya, perbedaan pilihan dalam politik bukan dijadikan alasan untuk bermusuhan.

"perbedaan politik itu sebuah hal yang sangat wajar. Tetapi, warga tidak boleh untuk menjauhi dan bahkan memusuhi sesama warga yang tidak sepilihan. Saling menghormati dan dewasa dalam berdemokrasi," terangnya.

Imron menambahkan, dirinya mengapresiasi kinerja TNI/Polri yang senantiasa mengoptimalkan kerja-kerja intelejen dalam mencegah perpecahan pada masyarakat. Termasuk juga keberadaan Bhabinmas serta Babinsa yang turut serta menjaga ketenangan masyarakat.

"Netralitas menjadi kunci TNI/Polri dalam menjaga persatuan dan kesatuan negara. Terima kasih atas kinerjanya selama ini yang terus menjaga kondusifitas pada masyarakat," tutupnya. (maman suharman)

Area lampiran


Editor : Ahmad Sayuti