Jelang Perempat Final Lawan Norwegia, Inggris Frustasi Jarell Quansah Tak Bisa Main

Inggris mengaku frustasi karena Jarell Quansah tidak bisa bermain di perempat final melawan Norwegia.

Jelang Perempat Final Lawan Norwegia, Inggris Frustasi Jarell Quansah Tak Bisa Main
Jarell Quansah yang dapat kartu merah di Piala Dunia.

INILAHKORAN, Bandung - Inggris kini tengah frustasi karena salah satu pemainnya Jarell Quansah tidak bisa kembali ke lapangan usai dapat kartu merah.

Bukayo Saka dari Inggris mengatakan skuadnya sangat frustrasi setelah mengetahui Jarell Quansah dijatuhi hukuman larangan bermain dua pertandingan, yang membuatnya absen dari perempat final Piala Dunia melawan Norwegia pada hari Sabtu, 11 Juli 2026, dan kemungkinan semifinal.

Jarell Quansah mendapat kartu merah setelah tinjauan video menentukan bahwa dia melakukan tekel meluncur dengan sepatu mengarah ke atas saat Inggris menang atas Meksiko di babak 16 besar.

FIFA kemudian menjatuhkan larangan bermain dua pertandingan, membuat manajer Thomas Tuchel kekurangan pilihan pemain bertahan untuk tahap akhir turnamen.

"Saya baru mengetahui bahwa hukumannya adalah larangan bermain dua pertandingan, yang sangat mengecewakan bagi kami dan baginya," tutur Saka.

"Tapi memang begitulah kenyataannya. Kami di sini bukan untuk mengeluh, kami hanya perlu beradaptasi dan memilih tim yang siap mengalahkan Norwegia," tegasnya.

Inggris sebelumnya mempertimbangkan kemungkinan banding setelah FIFA membatalkan hukuman larangan bermain satu pertandingan yang dijatuhkan kepada striker AS Folarin Balogun di awal turnamen.

Namun, menurut juru bicara FA, peraturan FIFA menetapkan bahwa Inggris tidak diperbolehkan mengajukan banding.

Ketika ditanya bagaimana kasus Quansah berbeda dari kasus Balogun dan apakah dia dan rekan satu timnya merasa keputusan itu tidak adil, Saka menolak untuk berkomentar.

Skorsing tersebut memperparah masalah pertahanan Inggris, dengan cedera yang sudah membatasi pilihan Tuchel di lini belakang.***


Editor : Irma Nurfajri