Wales, Serbia, Swedia dan Inggris Tarik Dukungan untuk Presiden FIFA Gianni Infantino
Presiden FIFA Gianni Infantino kehilangan dukungan dari Wales, Serbia, Swedia dan Inggris.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Usai berencana menjual saham FIFA dan gagal, kini banyak pihak yang kehilangan kepercayaan pada Gianni Infantino.
Federasi sepak bola nasional Serbia, Swedia, dan Wales kini menyatakan menarik dukungan mereka untuk upaya pemilihan kembali Presiden FIFA Gianni Infantino dan federasi Inggris diperkirakan akan melakukan hal yang sama.
Kecaman terhadap kepala badan pengatur sepak bola dunia semakin intensif menyusul kegagalan rencananya untuk menjual sebagian saham Piala Dunia kepada investor swasta.
Usulan FIFA untuk mendapatkan hingga $4,2 miliar dari investor swasta dengan menjual sekitar 20% saham di entitas baru yang mengawasi kompetisi termasuk Piala Dunia berakhir dengan kemunduran setelah mendapat perlawanan sengit dari para pemangku kepentingan.
"Asosiasi sepak bola Serbia telah menarik dukungannya untuk Gianni Infantino untuk masa jabatan baru sebagai Presiden FIFA," tutur federasi tersebut dalam sebuah pernyataan.
"Kami mengingatkan bahwa kami telah memberikan dukungan kepada Bapak Infantino pada tanggal 25 Mei tahun ini secara tertulis, tetapi setelah meninjau dengan saksama peristiwa-peristiwa yang, dalam periode terakhir, telah sangat merusak citra dan reputasi FIFA dan Presidennya, ini adalah satu-satunya keputusan yang logis dan rasional," tegas Serbia.
Swedia pun mengikuti langkah tersebut. "Dalam rapat dewan luar biasa pada hari Senin, SvFF telah memilih untuk tidak mendukung Presiden FIFA Gianni Infantino dalam pemilihan ulang yang akan datang," ungkap federasi Swedia tersebut.
"Keputusan ini diambil setelah penilaian jangka panjang terhadap perkembangan di dalam FIFA dan kepemimpinan organisasi tersebut," lanjut mereka.
Mereka menambahkan, "Keputusan ini didasarkan pada kekurangan yang berulang dalam tata kelola, transparansi, dan manajemen, yang berarti kepercayaan terhadap kepemimpinan Gianni Infantino sudah tidak ada lagi."
Sebelumnya, Wales menjadi federasi nasional pertama yang secara resmi menarik dukungannya untuk Gianni Infantino.
"Asosiasi sepak bola Wales dengan ini menegaskan penarikan dukungannya terhadap pencalonan Bapak Gianni Infantino, untuk pemilihan kembali sebagai Presiden FIFA untuk periode 2027 hingga 2031," tutur Asosiasi sepak bola Wales dalam sebuah pernyataan.
"Kegagalan baru-baru ini dalam tata kelola yang baik, proses, kepemimpinan, nilai-nilai, manajemen pemangku kepentingan, komunikasi, dan penilaian yang tepat telah membawa kita pada posisi di mana Bapak Infantino telah kehilangan kepercayaan FAW untuk tetap berada di pucuk pimpinan sepak bola dunia," jelas mereka.
"Kegagalan untuk mengutamakan kepentingan terbaik sepak bola adalah kegagalan yang tidak dapat kita terima," tambahnya.
Asosiasi sepak bola Inggris (FA) juga akan menarik dukungannya untuk Gianni Infantino, kata sebuah sumber yang mengetahui organisasi tersebut.***
Editor : Irma Nurfajri


