Jelang Persib vs Malut United, Marc Klok Ingin Bikin Sejarah

Marc Klok berkeinginan bikin sejarah jelang pertandingan Persib vs Malut United yang akan digelar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Maluku Utara, Jumat, 2 Mei 2025.

Jelang Persib vs Malut United, Marc Klok Ingin Bikin Sejarah
Marc Klok berkeinginan bikin sejarah jelang pertandingan Persib vs Malut United yang akan digelar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Maluku Utara, Jumat, 2 Mei 2025.

INILAHKORAN, Ternate - Marc Klok berkeinginan bikin sejarah jelang pertandingan Persib vs Malut United yang akan digelar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Maluku Utara, Jumat, 2 Mei 2025.

Pasalnya kemenangan atas Malut United ini akan membuat Persib Bandung memastikan diri juara Liga 1 musim ini meski masih menyisakan empat laga. 

Namun, Marc Klok akui tidak mudah mengalahkan Malut United. Terbukti tim berjulukan Laskar Kie Raha ini belum terkalahkan dalam 12 pertandingan terakhir.

“Tapi kita datang ke sini untuk membuat sejarah dan semoga besok setelah 90 menit plus injury time, kita bikin sejarah untuk Bandung. Ini target kita untuk besok,” ujar Marc Klok di Stadion Gelora Kie Raha, Kamis, 1 Mei 2025.

Gelandang bernomor punggung 23 ini berkeinginan untuk membuat Persib juara lebih cepat. Baik itu kandang Malut United maupun di Bandung. 

“Lawan Barito mungkin lebih bagus buat Bobotoh, tapi menurut saya tidak ada beda. Euforia pasti ada. Kita harus buat yang maksimal dan bisa secepat menuntaskannya, jadi besok akan jadi laga yang menarik untuk membuktikan bahwa kami pantas menjadi juara,” tegasnya.

Marc Klok mengaku sangat menantikan juara ini. Terlebih ini akan membuat Persib Bandung juara back to back yang belum tercapai, termasuk bagi dirinya sendiri. 

“Waktu saya datang ke Persib, setiap saya datang ke satu klub, selalu saya ingin meraih trofi. Jadi di Persib juga saya pikir empat tahun semoga dua trofi. Saya senang tapi saya juga sedih karena baru dua trofi. harusnya empat trofi. Jadi itu target saya,” katanya.

Namun, ia berharap Bobotoh untuk tidak memaksakan diri menyaksikan pertandingan langsung di Stadion Gelora Kie Raha. Sebab aturan larangan suporter tim tamu untuk away masih diberlakukan.

“Pertama-tama, terima kasih buat taruh uang untuk perjalanan dan melihat kita langsung. Tapi seperti kita bilang, kita datang ke sini bukan hanya untuk menang tapi untuk bikin sejarah. Jadi yang Bobotoh datang, mereka itu luar biasa. Tapi yang tidak datang, yang dukung dari rumah atau dari nobar, semoga kita datang ke Bandung untuk selebrasi bersama. Tapi sebelum berpesta dan euforia, selama 90 menit ini sangat penting bagi kita dan kita fokus itu dulu baru setelah itu memikirkan back to back, dan semua pesta atau apapun itu,” pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)


Editor : JakaPermana