Jelang Porprov 2026, Dispora dan KONI Kota Bandung Perkuat Sinergi Pelatih

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bandung gelar workshop pelatihan jelang Porprov 2026.

Jelang Porprov 2026, Dispora dan KONI Kota Bandung Perkuat Sinergi Pelatih
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bandung gelar workshop pelatihan jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 Jawa Barat.

INILAHKORAN.ID - Dinas Pemuda dan olahraga (Dispora) Kota Bandung dan Komite olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bandung gelar workshop pelatihan jelang Pekan olahraga Provinsi (Porprov) 2026 Jawa Barat.

Kegiatan yang diikuti seluruh cabang olahraga Kota Bandung digelar di Rumah Sakit Murni Teguh, Jalan Naripan, Kota Bandung, Minggu (14/6/2026).

Sekretaris Dispora Kota Bandung, Hendy Maulana Yusup menjelaskan kegiatan ini sebagai salah satu upaya untuk lebih siap menghadapi Porprov 2026 Jabar. 

“Ini pada dasarnya kita harus bersiap. Para pelatih juga harus bersiap, kita juga dari unsur pemerintahan dan pengurus KONI sedang bersiap bagaimana agar kontingen Kota Bandung bisa mencapai hasil yang maksimal pada gelaran Porprov di 2026 ini,” ujar Hendy. 

Dia berharap dengan gelaran ini, para pelatih bisa semakin terpacu untuk bisa mencapai visi misi dalam mengejar target prestasi di Porprov 2026 Jabar. 

“Ini hampir semua aspek. Kita dengan Pak Ketua KONI dan dibantu oleh Pak Direktur Kedokteran rumah sakit ini bagaimana kita dari aspek makanan, kesehatan, kita harus mempelajari dan mendapatkan ilmu yang sama,” bebernya. 

Disisi lain, Ketua Umum KONI Kota Bandung, Nuryadi mengatakan kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari gelaran tes fisik sebelumnya. 

“Secara umum, kondisi fisik itu berkisar di 70 persen. Namun demikian, saya melihat mayoritas ada di kategori cukup dan tinggi ya. Itu ada yang kurang, tapi kami melihat ada beberapa cabang olahraga yang kurang memang cabor tersebut tidak memerlukan kondisi fisik yang prima. Ya, salah satunya misalnya bridge, catur, dan seterusnya itu memang tidak memerlukan strength dan seterusnya, sehingga kategori itu berada di kategori kurang,” kata Nuryadi. 

Dengan kondisi ini, lanjutnya, akan dibahas oleh seluruh pemateri workshop sehingga kontingen Kota Bandung bisa lebih maksimal saat penyelenggaraan Porprov 2026 Jabar.

“Untuk itulah, kami melalui kegiatan ini tentu saja memanfaatkan momen ini tidak hanya unsur physically, namun demikian unsur psikis dan unsur keilmuan lainnya. Salah satunya apa yang tadi disampaikan oleh Pak Sekdispora Kota Bandung, bahwa di sini juga kami menindaklanjuti kerja sama atau MoU dengan Rumah Sakit Murni Teguh, sehingga kami memanfaatkan itu dengan tenaga ahli yang ada di sini,” tambahnya. 

Selain itu, dikatakan Nuryadi, unsur psikis mengenai cedera atlet. Menurutnya hal itu menjadi musuh yang nyata bagi seluruh atlet.

“Sehingga nanti ada tenaga ahli, salah satunya adalah dr. Ian yang akan menyampaikan terkait dengan injury. Jadi ini saya kira cukup lengkap materi-pemateri kali ini, karena ini betul-betul menjelang Porprov sehingga apa yang diinginkan oleh Pemerintah Kota Bandung kami implementasikan melalui KONI, sehingga secara utuh keilmuan didapat oleh para pelatih,” jelasnya.***


Editor : JakaPermana