GOR Ranggajati Cirebon Kurang Terawat, Pemkab Siapkan Pembenahan Tahun Depan
Kondisi GOR Ranggajati Cirebon kurang terawat. Pemkab Cirebon mengakui keterbatasan anggaran dan menyiapkan pembenahan gedung pada tahun depan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID– Kondisi Gedung Olahraga (GOR) Ranggajati Kabupaten Cirebon menjadi sorotan. Salah satu fasilitas olahraga milik Pemerintah Kabupaten Cirebon tersebut terlihat kurang terawat, sementara pembenahan secara menyeluruh hingga kini belum dilakukan.
Persoalan pemeliharaan GOR Ranggajati bukan hal baru. Pada 2024, sejumlah fasilitas di dalam gedung sudah mendapat sorotan, mulai dari kursi tribun yang mengalami kerusakan hingga persoalan atap bocor.
Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) juga sebelumnya telah merencanakan revitalisasi kawasan GOR dan Stadion Ranggajati. Namun, keterbatasan anggaran membuat pembenahan fasilitas olahraga tersebut belum dapat dilakukan secara menyeluruh.
"Persoalan anggaran pemeliharaan menjadi salah satu faktor yang patut mendapat perhatian. Kami mengelola sejumlah aset olahraga, sehingga anggaran yang tersedia harus dibagi untuk pemeliharaan berbagai fasilitas," kata Kepala Dispora Kabupaten Cirebon Jois Putra, Kamis 24 September 2026.
Jois mengungkapkan, anggaran khusus untuk perawatan aset olahraga masih sangat terbatas. Di sisi lain, pendapatan dari penyewaan fasilitas olahraga masuk sebagai pendapatan daerah sehingga tidak dapat langsung digunakan Dispora untuk melakukan perbaikan fasilitas.
Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan aktivitas di GOR Ranggajati yang masih menjadi salah satu fasilitas utama kegiatan olahraga di Kabupaten Cirebon.
Keterbatasan sarana juga membuat sejumlah cabang olahraga harus menggunakan fasilitas yang tersedia secara bergantian.
Jois menjelaskan, tahun ini Pemkab Cirebon mengalokasikan anggaran revitalisasi Stadion Ranggajati dengan pagu sekitar Rp830 juta. Pekerjaan tersebut antara lain diarahkan untuk pembenahan sejumlah fasilitas stadion.
Namun, pembenahan secara menyeluruh terhadap gedung GOR Ranggajati belum menjadi bagian utama dari pekerjaan tersebut.
"Anggaran baru dialokasikan untuk revitalisasi GOR Ranggajati. Tapi untuk gedungnya, kita baru alokasikan tahun depan. Ini karena kondisi gedungnya sudah tidak layak. Sementara di dalamnya beberapa fasilitas olahraga," ujar Jois.
Menurutnya, di tengah upaya Pemkab Cirebon membenahi Stadion Ranggajati, kondisi gedung GOR masih menjadi pekerjaan rumah tersendiri.
Tanpa pemeliharaan yang memadai dan berkelanjutan, kerusakan fasilitas berpotensi semakin parah dan pada akhirnya membutuhkan biaya rehabilitasi yang lebih besar.
"GOR Ranggajati masih menjadi pekerjaan rumah. Kalau pemeliharaannya tidak dilakukan secara berkelanjutan, kerusakan akan semakin parah dan biaya perbaikannya justru semakin besar," pungkasnya.***
Editor : JakaPermana

