Bupati Imron Targetkan PDAM Tirta Jati Capai 50 Ribu Pelanggan
Bupati Cirebon Imron menargetkan PDAM Tirta Jati mencapai lebih dari 50 ribu pelanggan dalam 2,5 tahun. Direktur baru Hendra Chandra siap benahi pelayanan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Bupati Cirebon Imron menargetkan jumlah pelanggan Perumda Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon menembus 50 ribu sambungan dalam dua setengah tahun ke depan. Target tersebut menjadi salah satu tugas utama Hendra Chandra Saputra yang baru dilantik sebagai direktur perusahaan daerah itu, Rabu (4/11/2026).
Saat ini, jumlah pelanggan PDAM Tirta Jati masih berada di kisaran 42 ribu. Artinya, manajemen baru perlu menambah sedikitnya 8 ribu pelanggan untuk mencapai target yang ditetapkan pemerintah daerah.
Imron mengatakan, pergantian pimpinan PDAM Tirta Jati merupakan bagian dari keberlanjutan pengelolaan perusahaan setelah masa jabatan direksi sebelumnya berakhir.
"Kalau PDAM karena masa jabatan yang lama sudah habis, maka pelantikan ini melantik yang meneruskan saja," ujar Imron.
Meski melanjutkan kepemimpinan sebelumnya, Imron tetap memberikan target khusus kepada direktur baru. Menurutnya, jumlah pelanggan harus terus bertambah agar semakin banyak masyarakat Kabupaten Cirebon mendapatkan akses layanan air bersih.
"Ya, kita ada target. Ternyata kita ini masih 42 ribu sekian, maka kami ingin menargetkan sampai 50 ribu plus satu," katanya.
Untuk mencapai target tersebut, manajemen baru dituntut memperluas jaringan pelayanan sekaligus meningkatkan jumlah sambungan rumah secara bertahap.
Namun, penambahan pelanggan perlu diimbangi dengan kemampuan perusahaan dalam menyediakan pasokan air bersih. Dengan demikian, perluasan jaringan tidak mengorbankan kualitas pelayanan kepada pelanggan yang sudah ada.
Hendra Chandra Siap Benahi Pelayanan PDAM
Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Jati Kabupaten Cirebon Hendra Chandra Saputra menyatakan siap menjalankan arahan dan target yang diberikan Bupati Imron.
Hendra mengaku akan berupaya memenuhi target penambahan pelanggan dalam kurun waktu dua setengah tahun. Selain mengejar pertumbuhan pelanggan, ia juga berkomitmen membenahi kinerja perusahaan, terutama dalam hal pelayanan kepada masyarakat.
"Tidak hanya mengejar pertumbuhan pelanggan, kami akan melakukan pembenahan terhadap kinerja PDAM Tirta Jati, terutama menyangkut kualitas pelayanan kepada masyarakat," jelasnya.
Menurut Hendra, perbaikan pelayanan menjadi perhatian penting karena PDAM merupakan perusahaan daerah yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.
Karena itu, pembenahan perusahaan tidak hanya berfokus pada penambahan sambungan baru. Pelayanan terhadap sekitar 42 ribu pelanggan yang telah ada juga harus menjadi prioritas.
"Karena itu, pembenahan perusahaan tidak cukup hanya dilakukan melalui penambahan jumlah sambungan baru. Pelayanan terhadap sekitar 42 ribu pelanggan yang sudah ada juga harus menjadi prioritas kami," akunya.
Hendra menilai, komitmen tersebut menjadi tantangan dalam memimpin PDAM Tirta Jati. Selain memenuhi target pemerintah daerah, manajemen baru harus menjaga kepercayaan pelanggan melalui peningkatan kualitas layanan air bersih.
"Capaian penambahan pelanggan dan perbaikan kualitas pelayanan akan menjadi dua hal penting dalam kinerja kami nantinya. Kami meminta dukungan semua pihak agar PDAM ke depan lebih baik lagi," pungkasnya.
Editor : Ahmad Sayuti

