Jelang Semifinal Lawan Argentina, Inggris Lebih Percaya Masa Depan Dibanding Sejarah
Pelatih Inggris ungkap pihaknya lebih oercaya masa depan bisa melawan Spanyol di final daripada sejalah masa lalu dengan Argentina.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pertandingan semifinal Piala Dunia Inggris vs Argentina akan menjadi pertandingan yang menegangkan mengingat sejarah masa lalu keduanya.
pelatih Inggris Thomas Tuchel mengatakan para pemainnya tidak terlalu memikirkan sejarah yang kaya dan sering kali kontroversial antara Inggris dan Argentina saat mereka mempersiapkan diri untuk semifinal Piala Dunia.
Pertandingan kelas berat ini mempertemukan dua negara dengan sejarah sepak bola paling panjang di dunia, sebuah laga yang telah menghasilkan beberapa pertandingan paling berkesan dalam sejarah Piala Dunia antara Inggris dan Argentina.
Namun Thomas Tuchel mengatakan persiapan Inggris berpusat pada pertandingan yang ada di depan mereka, bukan pada sejarah masa lalu di baliknya.
"Saya akan mengatakan itu tidak relevan, tetapi saya tidak yakin tentang itu," tutur Thomas Tuchel.
"Saya rasa para pemain sangat menyadari arti penting kedua negara tersebut bagi mereka. Jika sebuah pertandingan menghadirkan begitu banyak momen ikonik, saya rasa Anda tidak bisa hanya mengatakan itu hanyalah pertandingan sepak bola biasa," jelasnya.
Tuchel melanjutkan, "namun sebagai pelatih, kami melakukan hal itu: fokus pada apa yang dapat kami pengaruhi. Kami sebenarnya tidak membicarakan peristiwa bersejarah. Kami tidak membicarakan momen-momen ikonik. Itu sendiri sudah cukup ikonik, dan perhatian yang diberikan sudah cukup besar."
Sebaliknya, Thomas Tuchel mengatakan stafnya sedang mencoba menyederhanakan pesan untuk para pemain seiring meningkatnya tekanan, dengan pemenang pertandingan akan menghadapi Spanyol di final nanti.***
Editor : Irma Nurfajri

