Jemaah Haji Batal Berangkat, Ridwan Kamil Minta Pusat Lobi Lagi Pemerintah Arab Saudi

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil turut berkomentar terkait batalnya keberangkatan haji dari Indonesia pada tahun ini. Menurut dia, pemerintah pusat akan lebih baik bilamana melakukan negosiasi kembali dengan pemerintah Arab Saudi.

Jemaah Haji Batal Berangkat, Ridwan Kamil Minta Pusat Lobi Lagi Pemerintah Arab Saudi
foto: Humas Pemprov Jabar

INILAH, Bandung-Gubernur Jawa Barat ridwan kamil turut berkomentar terkait batalnya keberangkatan haji dari Indonesia pada tahun ini. Menurut dia, pemerintah pusat akan lebih baik bilamana melakukan negosiasi kembali dengan pemerintah Arab Saudi.

Ridwan optimis, secara diplomasi negara Arab Saudi yang cukup dekat dengan Indonesia. Maka peluang memberangkatkan jamaah haji asal Indonesia masih akan terbuka. 

"Kalau masih ada waktu dan kesempatan saya memohon pemerintah pusat cobalah sekali lagi melobi," ujar ridwan kamil, Senin (7/6/2021). 

Dia berharap dengan melakukan  ikhtiar diplomatik masih bisa diupayakan sebelum betul-betul final bahwa dari Arab Saudi menolak keberangkatan jamaah asal Indonesia. Terlebih, lanjut dia, bilamana Indonesia dapat menjamin protokol kesehatan para jamaah. 

"Saya meyakini pemerintah Saudi sahabat bangsa Indonesia selama kita bisa meyakinkan protokol kesehatan, terseleksi, sudah divaksin, dites PCR dan lain-lain, saya kira bisa lah sekian persen yang diberangkatkan jangan nol sama sekali," paparnya. 

Secara pribadi, dia merasa sedih atas pembatalan tersebut. Apalagi, Emil -sapaan ridwan kamil, pun sudah merencanakan untuk menjadi jamaah haji sejak dua tahun lalu. 

"Secara pribadi saya sangat sedih karena ini kali kedua kita tidak bisa melaksanakan haji apalagi umrah. Apalagi sejak tahun lalu saya sudah persiapan jadi amirul Jawa Barat," katAnya.

Karena itu, dia pun meminta para jamaah yang gagal berangkat haji agar tetap berlapang dada dan bersabar. 

"Saya harap mereka yang sudah siap sesuai jatahnya harus ikhlas dan bersabar karena bagaimanapun qodarullah seperti ini," jelasnya. 

Seperti diberitakan, Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan untuk membatalkan pemberangkatan jemaah haji tahun 1442 hijriah atau 2021.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam konferensi pers yang disiarkan secara daring, Kamis (3/6/2021).

"Menetapkan pembatalan keberangkatan jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1442 Hijriah atau 2021 Masehi bagi warga negara Indonesia yang menggunakan kuota haji Indonesia dan kuota haji lainnya," kata Yaqut.

Sebelumnya, Yaqut mengatakan, hingga Rabu (2/6/2021) pemerintah belum mendapatkan kepastian soal pelaksanaan ibadah haji. Adapun batas waktu penutupan Bandara Arab Saudi yakni pada 14 Juli 2021. (Riantonurdiansyah)


Editor : JakaPermana