Jembatan Penghubung 2 Kecamatan Ambrol, Aktivitas Warga Garut Terhambat

jembatan yang penghubung Kecamatan Pangatikan dan Kecamatan Sukawening di Kampung Lembur Panjang Desa Cimaragas Kecamatan Pangatikan ambrol

Jembatan Penghubung 2 Kecamatan Ambrol, Aktivitas Warga Garut Terhambat
Jembatan yang menghubungkan Kecamatan Pangatikan dan Kecamatan Sukawening di Kampung Lembur Panjang Desa Cimaragas Kecamatan Pangatikan ambrol, Kamis (17/3/2022)

 

INILAHKORAN, Garut - Sebuah jembatan yang menghubungkan Kecamatan Pangatikan dan Kecamatan Sukawening di Kampung Lembur Panjang Desa Cimaragas Kecamatan Pangatikan ambrol pada bagian tebingnya dan nyaris ambruk, Kamis (17/03).

Akibat jembatan ambrol tersebut, aktivitas warga Kecamatan Pangatikan dan Kecamatan Sukawening yang biasa menggunakan jembatan terganggu atau terputus.

Ruas jalur tersebut tak bisa dilalui kendaraan karena kondisinya sangat membahayakan. Jalur lalu lintas pun dialihkan ke jalur lain. Tak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa terjadi sekitar pukul 14.25 WIB itu.

Baca Juga: Kemnaker Akhirnya Panggil Manajemen SiCepat, Buntut PHK 701 Karyawan

Kepala Desa Cimaragas Suherman menduga, bagian sisi jembatan ambrol karena kondisi tanah labil akibat terus terkikis hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir. Ditambah terpicu gempa berpusat di Sukabumi yang juga getarannya dirasakan hingga wilayah Kabupaten Garut baru-baru ini.

Dikatakan, jalur lalu lintas melewati jembatan di Kampung Lembur Panjang terpaksa ditutup karena kondisi jembatan berbahaya. Selain rusak parah dan terjadi retakan di beberapa bagian, juga bergoyang keras jika dilintasi kendaraan.

Padahal jalur tersebut merupakan satu-satunya akses warga dari Cimaragas Pangatikan menuju Sukawening maupun sebaliknya.

Baca Juga: Serahkan 'Kado' dari Doni Salmanan ke Bareskrim Polri, Atta Halilintar: Ini Tas Ulang Tahun

Karenanya, bagi warga yang hendak menuju Sukawening dari Cimaragas maupun sebaliknya diarahkan menempuh jalur memutar ke wilayah Desa Sukarasa. Kendati jalur tersebut terbilang cukup jauh dibandingkan jalur sebelumnya.

"Kami berharap Pemkab Garut segera turun tangan dan membangun kembali jembatan ini karena sangat dibutuhkan warga untuk kelancaran kegiatan sosial ekonominya," ujarnya.(zainulmukhtar/aab)

 

 


Editor : inilahkoran