Jimmy Hantu Kini Jadi Lawan Tangguh Stunting di Kabupaten Bogor, Bangun Rumah Ceting di Tamansari

Jimmy Hantu turun tangan membantu Pemerintah Kabupaten Bogor melawan stunting. Dia membangun rumah Ceting di Kecamatan Tamansari.

Jimmy Hantu Kini Jadi Lawan Tangguh Stunting di Kabupaten Bogor, Bangun Rumah Ceting di Tamansari
Pengusaha Kabupaten Bogor, Jimmy Hantu, bertekad membantu pemerintah melawan stunting di Kecamatan Tamansari.

INILAHKORAN, Cibinong – Kabupaten Bogor kini punya jagoan baru melawan stunting. Namanya ini: Jimmy Hantu.

Jimmy Hantu adalah seorang pengusaha di Kabupaten Bogor. Dia membantu Pemerintah Kabupaten Bogor melawan stunting dengan meluncurkan Ceting di Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. Ceting adalah singkatan cegah stunting.

Secara sukarela, Jimmy Hantu dibantu tenaga kesehatan, ibu-ibu PKK se-Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, akan bahu-membahu menangani 172  bayi stunting yang ada di wilayah mereka.

Penjabat Bupati Bogor Bachril Bakri mengucapkan rasa syukur atas perhatian Jimmy Hantu dalam penanganan bayi stunting. Ia pun berharap angka bayi stunting di Kabupaten Bogor turun dari 27,6 persen menjadi di bawah 14 persen.

“Saya ucapkan terima kasih atas totalitas bantuan partisipasi dari Jimmy Hantu yang ikhlas membantu penanganan bayi stunting dan menjadikan salah satu rumahnya menjadi Rumah Ceting,” ucap Bachril Bakri kepada wartawan, Selasa, 5 November 2024.

Bachril Bakri berharap Rumah Ceting ada di 40 kecamatan, dan didukung oleh para pengusaha lainnya.

Tak hanya mengandalkan dana Corporate Social Responsbility (CSR), Pemkab Bogor tentunya menyediakan anggaran untuk penanganan bayi stunting.

“Dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk penanganan bayi stunting sekitar Rp149 miliar dan berada di beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait,”  tuturnya.

Untuk penanganan bayi stunting, Pemkab Bogor dan pengusaha selaku bapak asuh, sambungnya juga akan memberikan bantuan susu, makanan bergizi dan lainnya.

“Kami melakukan intevensi atau pemberian makanan atau minuman bergizi mulai dari remaja perempuan, ibu hamil dan juga bayi stunting,” sambungnya.***


Editor : Zulfirman