Jokowi-Ma'aruf Unggul Tipis di Lapas Gunung Sindur

Di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sindur, pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin unggul tipis.

Jokowi-Ma'aruf Unggul Tipis di Lapas Gunung Sindur
Capres nomor urut 01 Joko Widodo. (Antara Foto)

INILAH, Bogor- Di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sindur, pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin unggul tipis.

Kepala Lapas Gunung Sindur Sopiana mengatakan dari 4 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di lingkungannya pasangan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin unggul 15 suara dari pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Total surat suara 553, 543 surat suara sah dan 10 surat suara dinyatakan tidak sah, pasangan calon Presiden-Wakil Presiden Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin meraih 274 surat suara (50,46 persen) sementara pesaingnya Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapatkan 259 surat suara (47,70 persen)," kata Sopiana kepada wartawan, Rabu (17/4).

Pria asli Bandung ini menerangkan di Lapas Gunung Sindur, TPS dibagi empat yaitu TPS 34  35, 36 dan 37. Sementara di Rumah Tahanan (Rutan) Gunung Sindur ada satu TPS. 

Dari empat TPS tersebut, pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hanya menang di satu TPS, yaitu TPS 364.

"Hasil perolehan  di TPS 34, pasangan calon Presiden-Wakil Presiden Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin kalah tipis dengan perolehan suara 52 surat suara sementara pasangan Prabowo-Subianto meraih 72 surat suara," terangnya.

Sementara di TPS  35 pasangan calon Presiden-Wakil Presiden Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin meraih 42 dan pasangan Prabowo Subianto-Sanduaga Uno meraih 39 surat suara.

"Di TPS 36 pasangan Calon Presiden M-Wakil Presiden Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin meraih 85 surat suara sementara Prabowo Subianto-Sabdiaga Uno meraih 70 surat suara dan di TPS 37 pasangan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin kembali unggul dengan perolehan 96 surat suara sementara Prabowo Subianto-Sandumiaga Uni meraih 78 surat suara," papar Sopiana.

Ketua KPPS TPS 36 Doni Sanjaya melanjutkan dari proses pemilihan calon Presiden-Wakil Presiden dan calon legislatif berjalan aman, di TPS 36 umumnya hanya memilih Calon Presiden-Wakil Presiden karena umumnya warga binaan merupakan warga DKI Jakarta.

"Dari 155 surat suara itu hanya 2 orang yang ikut memilih calon DPRD Kabupaten Kabupaten Bogor, DPRD Jawa Barat, DPR RI dan DPd karena dua orang tersebut merupakan warga sekitar yang menjadi aksi di TPS 36, sementara 153 lainnya merupakan warga binaan dan petugas yang semuanya berKTP DKi Jakarta hingga hanya berhak memilih calon Presiden-Wakil Presiden," lanjut Doni. 

Saat perhitungan surat suara di Lapas Gunung Sindur, Sekretaris Dirjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM Ibnu Chaldun juga memantau proses pemilihan calon Presiden-Wakil Presiden maupun calon legislatif. (Reza Zurifwan)


Editor : Bsafaat