JPO Paledang Dibongkar Demi Keselamatan Warga Pengguna Jalan

JPO Paledang yang terhubung ke Stasiun Bogor akan dibongkar Jumat (26/6/2026) dini hari. Pembongkaran dilakukan setelah dilakukan evaluasi teknis.

JPO Paledang Dibongkar Demi Keselamatan Warga Pengguna Jalan
Masyarakat nantinya akan menyeberang di zebracross sebagai pengganti JPO Paledang yang besok mulai dibongkar. (rizki mauludi)

INILAHKORAN.ID - Jembatan penyeberangan orang JPO Paledang yang terhubung ke Stasiun Bogor akan dibongkar Jumat (26/6/2026) dini hari. Pembongkaran dilakukan setelah dilakukan evaluasi teknis.

‎Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor Sujatmiko Baliarto memaparkan, karena telah terdapat evaluasi teknis dan untuk penataan kawasan sehingga akan lebih aman juga tertata.

‎"Tujuan pembongkaran sebagai penataan kawasan, keselamatan penguna jalan, optimalisasi lalu lintas dan penataan lingkungan," kata Sujatmiko kepada wartawan, Kamis (25/6/2026).

Sujatmiko memaparkan, pengerjaan pembongkaran JPO Paledang dilaksanakan selama 30 hari kalender. Dalam pengerjaan ini, dilakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Paledang, Jalan Mayor Oking hingga Jalan Kapten Muslihat.

"Waktu pelaksanaan mulai 26 Juni hingga 2 Juli 2026. Penutupan jalan pukul 00.00 WIB sampai 04.30 WIB. Seluruh akses jalan menuju JPO Paledang akan ditutup sementara dan dialihkan. Jalan yang ditutup Jalan Paledang arah utara, Jalan Mayor Oking arah Selatan dan Jalan Kapten Muslihat araha Stasiun Bogor dan arah Dramaga," jelasnya.

Warga Jakarta yang bekerja di Kota Bogor Wina S (45) merasa terbantu dengan digantikannya fasilitas penyebrangan zebracroos dibandingkan JPO Paledang yang memakan waktu lebih lama.

‎"Lebih enak sih untuk bagi yang udah umur 40-an kalau tanpa jembatan. Untuk bisa lebih aman, ditambah pelican crossing. Karena kalau sekarang kan masih harus diberhentiin dulu kendaraannya," terangnya.

Menurutnya, dirinya masih ada rasa takut untuk menyebrang karena arus lalu lintas di Jalan Kapten Muslihat padat.

‎"Iya takut menyebrang. Kayak di  Universitas Pancasila ada kan ya, yang lampu merah buat khusus penyeberangan," tambahnya.

Warga Kota Bogor Rizka Melani (26) masih berharap adanya JPO menuju Stasiun Bogor karena tidak harus melintas jalan raya dan menyebrang lebih aman.

‎"Mendingan ada lagi JPO, karena lebih aman walaupun sedikit lama dan menanjak, tapi lebih aman. Karena walaupun ada zebra cross, orang-orang kendaraan tuh pada masih kurang disiplin," terang Rizka.

‎Rizka berharap, keamanan penyebrang bisa dijamin oleh jajaran Dishub Kota Bogor. Karena kendaraan disitu suka tidak mau mengalah ke penyebrang jalan. 

"Minimal ada petugas Dishub yang membantu penyeberang jalan. Agar aman dan tertib," pungkasnya. 


Editor : Doni Ramdhani