Kabar Baik bagi Lulusan SMA Maupun SMK dan Sederajat, SBM ITB Berikan Beasiswa Kuliah Gratis bagi 30 Orang di Peringatan Hari Kemerdekaan ke-78 RI
ekolah Bisnis Manajemen (SBM ITB) memberikan kado kemerdekaan bagi para lulusan SMA, SMK dan sederajat berupa kuliah gratis lewat program beasiswa mini SBM ITB.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN,Bandung,- Sekolah Bisnis Manajemen (SBM ITB) membagikan kabar bahagia bagi para lulusan SMA, SMK dan sederajat yang ingin Kuliah gratis bagi 30 orang melalui program beasiswa mini SBM ITB.
Program beasiswa Kuliah gratis ini menjadi kado indah kemerdekaan dari SBM ITB bagi masyarakat Indonesia khususnya mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi untuk melanjutkan kuliah.
Pendaftaran program ini dibuka tanggal 17 Agustus hingga 30 September 2023 dan hanya boleh diikuti oleh lulusan SMA/SMK dan sederajat yang lulus pada tahun 2020 sampai 2023. Sementara seleksi akan dilakukan pada 1 hingga 14 Oktober 2023 mendatang.
Program beasiswa SBM ITB tersebut merupakan buah kolaborasi dengan sejumlah pihak termasuk perusahaan swasta nasional yang bergerak dalam industri bahan bangunan dan home improvement, TACO.
Program beasiswa mini SBM ITB tersebut juga menjadi komitmen dan bentuk kepedulian untuk mendorong para lulusan SMA, SMK dan sederajat khususnya kalangan tidak mampu dapat belajar di SBM ITB dengan tagline "Semua Bisa Belajar di SBM ITB".
Dalam pelaksanaannya, mereka yang lolos seleksi program beasiswa mini SBM ITB akan mendapatkan pembelajaran secara khusus selama 6 bulan (bootcamp) di SBM ITB dan 6 bulan magang di Perusahaan. Program ini juga akan dilanjutkan dengan pengembangan karir sehingga akan berdampak jangka panjang untuk peserta.
Dosen Pakar Pengembangan Kepemimpinan SBM ITB, Donald Lantu mengungkapkan, dalam memperingati Hari Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia, sekaligus sebagai Kado Kemerdekaan, SBM ITB menghadirkan program beasiswa mini untuk memberikan kesempatan bagi para lulusan SMA,SMK dan lulusan sederajat dari kalangan kurang mampu berkuliah di SBM ITB.
Menurutnya, akses pendidikan berkualitas dunia seperti yang dimilliki oleh SBM ITB harus bisa dinikmati oleh semua, jangan sampai akses ini dibatasi faktor ekonomi, geografis, dan sosial.
"Itulah yang kemudian mendasari SBM ITB untuk menggulirkan program beasiswa mini dengan mengusung tagline, semua bisa sekolah di SBM ITB," ungkap Donald Lantu
Ditambahkan Donald Lantu, ada sekitar 4 juta lulusan SMA dan SMK setiap tahunnya, tapi tidak sampai 2 juta remaja yang bisa melanjutkan kuliah. Melalui program free mini SBM ini SBM ITB ingin memberikan solusi agar mereka mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan tingkat perekonomian dan kehidupan yang lebih baik.
"Program ini dirancang secara khusus selama 6 bulan (bootcamp) di SBM ITB dan 6 bulan magang di Perusahaan. Program ini juga akan dilanjutkan dengan pengembangan karier sehingga akan berdampak jangka panjang untuk peserta," imbuhnya.
Ditambahkannya, untuk pendaftaran tanggal 17 Agustus 2023 sudah dimulai dan waktu pendaftaran sampai tanggal 30 September 2023.
Sementara itu, HR Vice President TACO, Irwan Dewanto menambahkan, program berkolaborasi dalam program beasiswa mini SBM ITB untuk turut memberikan anakn-anak tidak mampu untuk melanjutkan kuliah merupakan perwujudan dari visi perusahaan untuk menjadi saluran berkah bagi para pemangku kepentingan.
"Kami juga terlibat didalam proses proses pembelajaran, tidak hanya membantu didalam mendesain kurikulum, bahkan peserta akan mengikuti pemagangan selama 6 bulan di TACO, tentunya proses ini ini akan membantu meningkatkan kualitas calon pegawai, karena lulusan dari program ini nantinya akan mengikuti kesempatan seleksi untuk menjadi karyawan di perusahaan kami," Ungkap Irwan.
Pakar Keuangan dan Manajemen Pendidikan Tinggi SBM ITB, Yunieta A. Nainggolan menambahkan, dalam program beasiswa mini SBM ITB ini, nantinya program juga akan dilengkapi dengan pembelajaran daring berkualitas dunia lainnya yang akan bekerjasama dengan Thunderbird School of Global Management yang memiliki program 100 million learners.
"Pembelajaran online untuk pengembangakan keterampilan kerja juga akan disupport oleh startup edutech besar nasional. SBM ITB sedang mengembangkan kurikulum pembelajaran non-gelar yang mendorong peserta memiliki kemampuan fondasi untuk siap bekerja, memiliki kemampuan memimpin, berkomunikasi, berpikir logis dan memecahkan masalah," tambah Yunieta.
Kriteria untuk bisa masuk ke program ini adalah
1. Lulusan SMA/SMK/MA/sederajat (tahun kelulusan 2020 – 2023)
2. Memiliki semangat belajar, bertumbuh dan berkembang
3. Berkomitmen untuk fokus mengikuti seluruh rangkaian program belajar selama 1 tahun .
Calon peserta juga harus mengupload data yang perlu dilengkapi:
1. Riwayat Hidup
2. Essay Motivasi
3. Dokumen lainnya seperti Ijazah SMK & SKHUN (legalisir), Copy KTP, Copy Kartu keluarga, Surat Domisili dari Kelurahan Setempat, Surat Pernyataan Komitmen Program dari Peserta dan Orang Tua; dan Surat Rekomendasi dari Sekolah.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui link bit.ly/MiniSBM2023.
Menurut Yunieta, pendidikan menjadi aspek penting perjuangan bangsa Indonesia dalam meraih kemerdekaan. Melalui Pendidikan, Bangsa Indonesia dapat terbebas dari belenggu kebodohan dan mampu membangun bangsa yang telah mendapatkan kemerdekaannya.
Akses pendidikan dan pemerataan serta ketersediaan akses pendidikan dewasa ini dapat dikatakan sebagai bagian dari kemerdekaan yang perlu untuk terus direalisasikan oleh seluruh elemen bangsa. Disinilah SBM ITB dan TACO ingin berperan aktif dan memberikan solusi praktis. SBM ITB menyediakan pendidikan yang berdampak sosial untuk bangsa.***
Editor : Ghiok Riswoto


