Kabupaten Bogor Terapkan WFM Pertama di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jawa Barat termasuk di 27 kabupaten/kota dapat bekerja dari mal (Work From Mall/WFM).

Kabupaten Bogor Terapkan WFM Pertama di Jawa Barat
Bupati Bogor Rudy Susmanto menuturkan, per Januari 2026 Dinas Pertanahan dan Tata Ruang, Dinas Kebudayaan Ekonomi Kreatif dan UPT Bappenda berkantor di Vivo Mall, Jalan Raya Jakarta-Bogor, Desa Cimandala, Sukaraja. (reza zurifwan)

INILAHKORAN.ID - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jawa Barat termasuk di 27 kabupaten/kota dapat bekerja dari mal (Work From Mall/WFM).

Hal itu bagian dari kebijakan kerja yang fleksibel atau Work From Anywhere (WFA), ide tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian PANRB yang telah memberlakukan pola kerja fleksibel bagi ASN dengan dasar hukum Peraturan Menteri PANRB nomor 4 tahun 2025.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menuturkan, per Januari 2026 Dinas Pertanahan dan Tata Ruang, Dinas Kebudayaan Ekonomi Kreatif dan UPT Bappenda berkantor di Vivo Mall, Jalan Raya Jakarta-Bogor, Desa Cimandala, Sukaraja.

"Kami sudah memulai, ASN Kabupaten Bogor terutama Dinas Pertanahan dan Tata Ruang, Dinas Kebudayaan Ekonomi Kreatif dan UPT Bappenda berkantor di Vivo Mall," tutur Rudy Susmanto kepada wartawan, Senin 5 Januari 2025.

Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menuturkan, dibandingkan 26 kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat, Pemkab Bogor yang pertama menerapkan WFM.

"Semoga dengan WFM seperti yang dilakukan Pemkab Bogor, perekonomian di mal bisa lebih tumbuh lagi," tutur Ajat Rochmat Jatnika.

Ia menjelaskan, rencananya Dinas Pertanahan dan Tata Ruang, Dinas Kebudayaan Ekonomi Kreatif dan UPT Bappenda akan berkantor di Vivo Mall selama 3 tahun.

"Sangat memungkinkan, ASN bisa bekerja di mal, apalagi dinas - dinas yang merupakan dinas pelayanan kepada masyarakat," jelas Ajat.


Editor : Doni Ramdhani