Kalibarasi 2026, Overlanding Indonesia Jabar Tegaskan Komitmen Jadi Komunitas Peduli

Overlanding Indonesia Jawa Barat melalui Kalibarasi 2026 menegaskan komitmen sebagai komunitas otomotif yang aktif menjalankan kegiatan sosial.

Kalibarasi 2026, Overlanding Indonesia Jabar Tegaskan Komitmen Jadi Komunitas Peduli
Overlanding Indonesia Jawa Barat melalui Kalibarasi 2026 menegaskan komitmen sebagai komunitas otomotif yang aktif menjalankan kegiatan sosial.

INILAHKORAN.ID - Di tengah stigma Komunitas Otomotif yang kerap identik dengan hobi dan aktivitas konvoi, Overlanding Indonesia Wilayah Jawa Barat menunjukkan sisi berbeda.

Melalui ajang Kalibarasi 2026 yang digelar di kawasan Sariater, Kabupaten Subang, komunitas tersebut menegaskan eksistensinya sebagai gerakan sosial yang aktif menjangkau masyarakat di daerah dengan keterbatasan akses.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 26-27 September 2026, itu dihadiri ratusan anggota Overlanding Indonesia dan pecinta Campervan dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Selain menjadi forum konsolidasi organisasi, Kalibarasi 2026 juga menjadi momentum mempererat hubungan antaranggota dan keluarga melalui berbagai aktivitas kebersamaan.

Suasana hangat terlihat sepanjang kegiatan. Mulai dari pertunjukan musik akustik, olahraga pagi bersama, hingga berbagai hiburan yang melibatkan peserta dari beragam kelompok usia.

Ketua Overlanding Indonesia Wilayah Jawa Barat, Ali Nurdin, mengatakan filosofi overlanding tidak hanya berkaitan dengan aktivitas menjelajah medan berat.

"Overlanding bukan hanya soal menaklukkan medan berat atau pamer modifikasi kendaraan. Bagi kami, ini adalah tentang membangun karakter, kebersamaan, dan kepedulian sosial," ujar Ali Nurdin dalam keterangannya, Minggu (27/9/2026).

Menurutnya, kekuatan komunitas justru terletak pada solidaritas yang dibangun untuk mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat.

"Kami ingin menunjukkan bahwa komunitas otomotif bisa menjadi mitra positif bagi masyarakat dan pemerintah dalam membangun daerah," ucapnya.

Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Overlanding Indonesia, Ikbar Firdaus Nurahman.

Ia menilai Jawa Barat menjadi salah satu wilayah yang konsisten mengembangkan aktivitas komunitas yang dipadukan dengan pengabdian sosial.

"Jawa Barat adalah salah satu wilayah paling aktif. Apa yang dilakukan di sini menjadi contoh bagi wilayah lain bahwa overlanding adalah gerakan sosial berbasis mobilitas," kata Ikbar.

Menurut Ikbar, model kegiatan yang dijalankan Overlanding Indonesia Jawa Barat dapat menjadi referensi karena mampu memadukan hobi otomotif, solidaritas antaranggota, dan kepedulian terhadap masyarakat.

"Kegiatan positif dan terstruktur seperti Kalibarasi 2026 ini akan saya laporkan secara langsung kepada Ketua Umum Pengurus Pusat Overlanding Indonesia. Ini penting agar model kegiatan Jawa Barat dapat menjadi rujukan dan inspirasi bagi wilayah-wilayah lainnya di seluruh Indonesia," tegasnya.

Selain menggelar gathering secara berkala, komunitas tersebut juga rutin melaksanakan Kegiatan Sosial ke wilayah yang memiliki keterbatasan akses transportasi.

Kendaraan overlanding milik anggota dimanfaatkan untuk mendistribusikan bantuan ke sejumlah daerah yang sulit dijangkau kendaraan biasa.

Salah satu kegiatan sosial terbaru dilakukan di Kabupaten Garut. Dalam kegiatan tersebut, anggota komunitas menyalurkan bantuan berupa perlengkapan sekolah dan kebutuhan pendidikan bagi pelajar yang tinggal di kawasan terpencil.

"Kami percaya, roda kendaraan kami haruslah membawa manfaat bagi mereka yang tinggal di ujung jalan. Bantuan ke Garut kemarin adalah bukti kecil dari dedikasi kami," jelas Ali Nurdin.

Kalibarasi 2026 pun menjadi momentum bagi Overlanding Indonesia Wilayah Jawa Barat untuk menegaskan bahwa komunitas otomotif tidak hanya menjadi ruang berkumpul bagi para pehobi kendaraan.

Lebih dari itu, komunitas juga dapat mengambil peran sebagai mitra sosial yang bergerak langsung membantu masyarakat, terutama mereka yang berada di wilayah dengan keterbatasan akses.***


Editor : JakaPermana