Kanwil Kemenag Jabar Klaim Persiapan Ibadah Haji Telah 90 Persen

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat Ajam Mustajam mengklaim, persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2023 bagi 38.723 calon jamaah telah mencapai 90 persen.

Kanwil Kemenag Jabar Klaim Persiapan Ibadah Haji Telah 90 Persen
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat Ajam Mustajam mengklaim, persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2023 bagi 38.723 calon jamaah telah mencapai 90 persen./ilustrasi

INILAHKORAN, Bandung – Kepala Kantor Wilayah (kanwil) Kementerian Agama Provinsi jawa barat Ajam Mustajam mengklaim, persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2023 bagi 38.723 calon jamaah telah mencapai 90 persen.

Dia menambahkan, jamaah haji asal jawa barat akan diberangkatkan melalui dua embarkasi yakni Bekasi dan Indramayu. Dalam embarkasi Indramayu, akan menampung 20 kloter atau sekitar delapan ribu jamaah yang berasal dari Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Kuningan dan sebagian Kabupaten Sumedang serta Kabupaten Subang.

"Alhamdulillah kita sudah siap. Insya Allah persiapan sudah 90 persen lebih. Untuk keberangkatan dari asrama haji Indramayu adalah 10 kloter terakhir di gelombang kedua. Selebihnya diberangkatkan dari embarkasi Bekasi. Pemberangkatan jemaah haji pertama pada 23 Mei 2023," ujarnya baru-baru ini.

Sementara sebelumnya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Jabar Dedi Supandi menyampaikan, embarkasi Bekasi akan memberangkatkan jamaah yang berasal dari Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi. Pada embarkasi Indramayu kata dia, akan diberangkatkan melalui Bandara Internasional jawa barat (BIJB) Kertajati.

"Rencananya jamaah haji yang diberangkatkan dari asrama haji Indramayu sebanyak 19 kloter yang langsung diterbangkan dari Bandara Kertajati Majalengka," ucapnya.

Lebih lanjut Dedi mengatakan, BIJB saat ini telah layak untuk menerbangkan jamaah haji dan telah diverifikasi oleh para pemilik otoritas, khususnya Arab Saudi. Meski diakuinya masih terdapat beberapa kekurangan fasilitas seperti ruang tunggu dan lain-lain, pihaknya memastikan hal tersebut akan segera diatasi. Termasuk fasilitas imigrasi yang dapat dilakukan Arab Saudi langsung di BIJB.

"Jadi bisa mengecek administrasi keimigrasian jemaah di Bandara Kertajati," imbuhnya.

Dia menambahkan, Pemprov juga telah melakukan penyertaan anggaran kepada kanwil Kemenag Jabar sekitar Rp6,7 miliar sebagai rangkaian persiapan menyambut pelaksanaan keberangkatan ibadah haji 2023. Nantinya anggaran tersebut dipergunakan untuk membangun sarana prasarana penunjang seperti jalan, penerangan jalan dan pengerasan lahan.

"Masjid di asrama haji ini kan memang belum selesai dibangun. jadi solusinya adalah menggunakan aula. Aula ini kan ada dua lantai, satu lantai untuk pertemuan dan lantai dua akan digunakan masjid atau tempat ibadah," tandasnya. (Yuliantono)


Editor : JakaPermana