Kapolda Jabar: Aksi Anarkis Saat Peringatan Hari Buruh Telah Ditindak

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, mengumumkan bahwa empat orang pelaku anarkis yang melakukan pengerusakan terhadap satu unit mobil milik Polsek Kiaracondong saat peringatan hari buruh pada 1 Mei 2025 telah ditangkap. Mereka berinisial AR, TZH, FE, dan MAA.

Kapolda Jabar: Aksi Anarkis Saat Peringatan Hari Buruh Telah Ditindak
Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, mengumumkan bahwa empat orang pelaku anarkis yang melakukan pengerusakan terhadap satu unit mobil milik Polsek Kiaracondong saat peringatan hari buruh pada 1 Mei 2025 telah ditangkap. Mereka berinisial AR, TZH, FE, dan MAA.

INILAHKORAN, Bandung - Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, mengumumkan bahwa empat orang pelaku anarkis yang melakukan pengerusakan terhadap satu unit mobil milik Polsek Kiaracondong saat peringatan hari buruh pada 1 Mei 2025 telah ditangkap. Mereka berinisial AR, TZH, FE, dan MAA.

Menurut Kapolda, aksi anarkis tersebut mencederai peringatan hari buruh dan mengganggu masyarakat Jawa Barat.

"Alhamdulillah, teman-teman dibantu masyarakat dan stakeholder lain telah menemukan bukti-bukti sehingga beberapa hari lalu telah menetapkan empat orang sebagai tersangka," kata Kapolda.

Kapolda menjelaskan bahwa tiga orang pelaku melakukan pengerusakan terhadap mobil polisi dengan peran yang berbeda-beda. AR menendang mobil polisi bagian depan, TZH dan FE melempar bom molotov ke mobil dan memasukkan cairan bensin hingga akhirnya terbakar. Sedangkan MAA didapati membawa senjata tajam.

Kapolda menegaskan bahwa kelompok anarkis tersebut memiliki kebencian dan melakukan aksi dengan menutup wajah. "Mereka bukan buruh, ada kelompok lain. Kita sedang mengidentifikasi," kata dia.

Para pelaku dijerat pasal 170 dan 406 tentang pengerusakan. Kapolda mengimbau semua pihak untuk menjaga kondusifitas Jawa Barat agar aman, nyaman, dan sejahtera. Mereka yang hendak mengganggu kenyamanan bakal dilawan dan menjadi musuh bersama.

Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jabar, Kombes Pol Surawan, menambahkan bahwa para pelaku sudah melakukan perencanaan untuk melakukan pengerusakan. Mereka sudah membeli bensin, botol yang digunakan sebagai bom molotov, dan lainnya.

Kapolda juga menyebutkan bahwa terdapat tiga orang anggota kepolisian yang mengalami luka-luka akibat insiden anarkis yang dilakukan oleh para pelaku tersebut. "Saya menghendaki (kelompok ini) tidak berkembang," kata dia.

Dengan penangkapan para pelaku, Kapolda berharap dapat menjaga keamanan dan kenyamanan di Jawa Barat. Polda Jabar akan terus memantau situasi dan menindak tegas setiap aksi anarkis yang mengganggu ketertiban masyarakat.

Polda Jabar mengapresiasi bantuan masyarakat dan stakeholder lain dalam membantu mengungkap kasus ini. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan dapat menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Jawa Barat. 


Editor : JakaPermana