Kapolres Cimahi Edukasi Siswa SMKN 3 Cimahi soal Judi Online hingga Narkoba
Kapolres Cimahi AKBP Endy Desianto edukasi siswa SMKN 3 Cimahi tentang judi online, bullying, narkoba, dan keselamatan berlalu lintas.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID– Kapolres Cimahi AKBP Endy Desianto mengingatkan para pelajar tentang empat ancaman yang dapat merusak masa depan generasi muda, yakni judi online, pelanggaran lalu lintas, perundungan atau bullying, dan penyalahgunaan narkoba. Pesan tersebut disampaikan saat kegiatan Polisi Peduli Pendidikan di SMKN 3 Cimahi, Jalan Sukarasa Nomor 136, Kelurahan Citeureup, Senin (26/10/2026) pagi.
Kegiatan yang kembali digelar untuk kedua kalinya di sekolah tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian meningkatkan kesadaran hukum dan membangun karakter pelajar. Di hadapan para siswa dan siswi, Endy menekankan pentingnya disiplin, tanggung jawab, serta kesadaran terhadap konsekuensi dari setiap tindakan.
Menurut Endy, keempat persoalan tersebut bukan sekadar pelanggaran aturan, tetapi juga ancaman nyata terhadap perkembangan dan masa depan pelajar.
"Edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun karakter pelajar yang disiplin, bertanggung jawab, dan sadar akan konsekuensi hukum," kata Endy.
Kapolres Cimahi Ingatkan Bahaya Judi Online
Dalam penyampaiannya, Endy mengingatkan para siswa agar tidak tergiur janji keuntungan instan dari judi online yang banyak dipromosikan melalui media sosial dan berbagai kanal digital.
Kebiasaan mengakses atau mencoba perjudian daring, menurutnya, dapat menimbulkan kerugian finansial, mengganggu konsentrasi belajar, hingga memicu perubahan perilaku yang berdampak pada hubungan sosial di lingkungan keluarga maupun sekolah.
Karena itu, para pelajar didorong untuk memanfaatkan teknologi digital secara bijak, terutama untuk menunjang kegiatan pembelajaran, kreativitas, dan pengembangan diri.
Disiplin Berlalu Lintas Harus Dimulai Sejak Dini
Selain judi online, keselamatan berlalu lintas menjadi perhatian dalam edukasi tersebut. Endy mengingatkan siswa untuk selalu menggunakan helm, melengkapi dokumen kendaraan, serta menghindari perilaku berkendara yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Ia menegaskan, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan hanya persoalan hukum, melainkan juga bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan diri dan keluarga.
"Lingkungan yang aman dan tertib dimulai dari disiplin kecil yang dilakukan secara konsisten oleh setiap individu," ucapnya.
Sekolah Harus Bebas dari Perundungan
Persoalan perundungan atau bullying juga menjadi sorotan Kapolres Cimahi. Ia menegaskan bahwa sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman bagi siswa untuk belajar, bertumbuh, dan mengembangkan potensi, bukan ruang untuk menakuti atau merendahkan orang lain.
Perundungan dapat terjadi dalam berbagai bentuk, mulai dari intimidasi fisik, penghinaan secara verbal, hingga tindakan merendahkan melalui media sosial.
Para siswa pun diimbau untuk saling menghormati, memperkuat solidaritas antarteman, serta tidak ragu melapor kepada guru atau pihak berwenang apabila melihat maupun mengalami tindakan perundungan.
"Lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk belajar, bukan ruang bagi intimidasi, kekerasan verbal, maupun tindakan yang merendahkan orang lain," tegasnya.
Pelajar Diminta Menjauhi Narkoba
Endy turut mengingatkan bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak kesehatan fisik dan mental serta menghambat masa depan generasi muda.
Menurutnya, kemampuan melindungi diri dari pengaruh negatif membutuhkan dukungan keluarga, sekolah, dan lingkungan pertemanan yang positif. Para siswa diharapkan mampu memilih pergaulan yang sehat dan berani menolak ajakan yang berpotensi merugikan diri sendiri.
Edukasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman pelajar tentang pentingnya menjaga diri, menaati aturan, serta membangun lingkungan sekolah yang aman dan kondusif.
Polisi Tertibkan knalpot tidak standar di Sekitar Sekolah
Dalam kesempatan yang sama, jajaran Polres Cimahi melaksanakan penertiban knalpot tidak standar di sekitar lingkungan SMKN 3 Cimahi.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mengingatkan masyarakat agar mematuhi ketentuan kendaraan bermotor sekaligus menjaga kenyamanan lingkungan sekitar sekolah.
Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, kepolisian berupaya mendekatkan edukasi hukum kepada pelajar sejak dini. Dengan pemahaman yang baik mengenai risiko judi online, pelanggaran lalu lintas, perundungan, dan narkoba, para siswa diharapkan dapat menjadi generasi muda yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan mampu menjaga masa depannya.***
Editor : JakaPermana
